May 31, 2011

0
AC Milan Disarankan Pilih Cesc Fabregas Ketimbang Marek Hamsik

MILAN - Luciano Moggi ikut bersuara mengenai aktifitas transfer AC Milan dan pemain bidikan mereka di musim panas. Terkait Cesc Fabregas dan Marek Hamsik, AC Milan disarankan Moggi untuk lebih memilih pemain yang disebut pertama.
Alasannya mudah, kelas Fabregas sudah teruji. "Hamsik bukanlah pemain bintang," kata mantan manajer umum Juventus itu, Selasa (31/5). "Ia punya kelas tersendiri, tapi sangat tidak konsisten, karena seperti yang sudah saya bilang, pemain yang harus ditambahkan adalah mereka yang merupakan pemain tim, bukan pemain bintang."
"Sedangkan dengan mendapatkan Fabregas keuntungan yang didapatkan bisa lebih besar," tandasnya. Hanya saja, AC Milan sudah menyatakan kesulitan untuk mendapatkan gelandang Arsenal itu karena nilai transfernya yang tidak bisa dipenuhi juara Italia itu.


sumber : goal.com

Bookmark and Share

0
Marek Hamsik Dinginkan Rumor Ke AC Milan

MILAN - Kabar AC Milan akan merekrutnya di musim panas tak banyak mengusik perhatian Marek Hamsik. Gelandang serang Napoli itu lebih memilih fokus ke hal lain.
AC Milan memang dikabarkan sedang mengupayakan mendatangkan Hamsik ke San Siro karena pelatih Massimiliano Allegri menginginkannya. "AC Milan? Sejauh ini masih isu di media," katanya, Selasa (31/5).
"Saat ini saya akan lebih memfokuskan pada tim nasional, dan setelahnya kami akan berlibur yang memang layak kami dapatkan." "Sejauh ini saya masih merupakan pemain Napoli dans aya senang telah memperpanjang kontrak saya di bulan September untuk lima musim lagi bersama Napoli," tegas Hamsik.


sumber : goal.com

Bookmark and Share
May 30, 2011

0
Milan Incar Bastian Schweinsteiger Dan Miroslav Klose

MILAN - AC Milan dikabarkan akan mencoba mendatangkan Bastian Schweinsteiger dan Miroslav Klose dari Bayern Munich. Tuttosport memberitakan I Rossoneri akan meminta Mark van Bommel, mantan pemain Bayern, untuk mendekati keduanya.
Milan berharap mencapai kesepakatan dengan para direktur Bayern dalam waktu dekat. I Rossoneri membutuhkan figur utama di sisi kiri lapangan tengah, yang bisa mendukung Zlatan Ibrahimovic.
Schweinsteiger, yang tampil mengesankan bersama timnas Jerman, diyakini bisa memainkan peran ini. Namun Schweinsteiger tidak mudah diperoleh. Ia terikat kontrak dengan Bayern sampai 2016, dan kemungkinan hanya akan dilepas Bayern dengan harga tinggi. Schweinsteiger dikabarkan mulai tidak betah dengan suasana di Allianz Arena, menyusul kepergian pelatih Louis van Gaal.
Klose bisa diperoleh tanpa mengeluarkan uang sepeser pun. Ia telah mengakhiri kontraknya, dan menolak perpanjangan satu tahun. Milan melihat Klose sebagai alternatif bagi Ibrahimovic. Jika Ibrahimovic terus berulah, dan banyak terkena hukuman, Klose diprediksi akan banyak menjadi starter. Sumber di San Siro menyebutkan perundingan untuk mendapatkan keduanya kemungkinan akan dilangsungkan pekan depan.


sumber : goal.com

Bookmark and Share

0
Azulgrana Sama Kuatnya dengan Il Grande Milan

MILAN - Franco Baresi adalah kapten AC Milan saat tim itu dilabeli The Dream Team. Bek legendaris Italia itu menilai Barcelona sama kuatnya dengan Rossoneri saat itu. Era itu dimulai saat Silvio Berlusconi membeli Milan pada tahun 1986.
Setelahnya Arrigo Sacchi direkrut dan trio Belanda Marco van Basten, Frank Rijkaard dan Ruud Gullit ikut masuk. Milan pun langsung menjelma jadi tim super dan sempat dijuluki The Immortals, karena sulitnya mereka dikalahkan. Lima titel Seri A dan tiga trofi Liga Champions adalah tolak ukurnya.
Hal yang sama kini terjadi pada Barca sejak masuknya Pep Guardiola tiga tahun lalu. Total dengan kemenangan atas Manchester United semalam, Los Cules sudah mengumpulkan tiga titel La Liga dan dua trofi Liga Champions. Meski secara perolehan trofi masih kalah, namun permainan Barca benar-benar mengundang decak kagum pencinta sepakbola di seluruh dunia dan mereka pun sepertinya sulit disentuh oleh lawan. Maka tak salah jika Baresi mengungkapkan kekagumannya pada penampilan Lionel Messi dkk. Ia pun tak segan mengomparasi tim Pep saat ini dengan Milan yang dipimpinnya jadi tim terbaik dunia di akhir era 80-an dan awal 90-an.
"Kami harus menunggu tim ini menjadi tua. Sebelum itu tak ada satupun yang bisa melewati Barcelona saat ini," ucap Baresi seperti diwartakan Football Italia. "Banyak tim hebat seperti Ajax-nya Johan Cruyff dan Bayern Munich-nya Franz Beckenbauer, yang menelurkan generasi juara baru," sambungnya. "Namun Barcelona saat ini mirip dengan Milanku, mereka punya keyakinan dalam DNA mereka.
Tanpa mengurangi rasa hormat kepada lawan, Anda akan selalu menjadi yang selalu mengambil inisiatif (penyerangan) dan mendikte permainan," tukas pria 51 tahun itu. "Dalam sisi teknik, organisasi, passing dan individual, dua tim ini sama.
Kami berdua mengubah sepakbola." "Harapannya Barcelona lebih spektakuler untuk ditonton daripada Milan. Namun aku yakin kami akan bisa menyulitkan mereka. Ah, bagaimana aku sangat ingin bermain melawan mereka," pungkasnya.


sumber : detiksport.com

Bookmark and Share
May 29, 2011

0
Saat Messi 'Dipaksa' Jadi 'Merah-Hitam'

LONDON - Ada sepenggal kisah kocak yang tersisa dari final Liga Champions antara Barcelona dan Manchester United. Megabintang Barca Lionel Messi sempat dipaksa memakai scarf merah-hitam khas AC Milan.
Saat laga Barca versus MU berlangsung, ada seorang penonton yang bisa menerobos masuk ke lapangan. Dia lantas langsung menghampiri Messi dan berusaha mengalungkan scarf Milan ke leher Messi.
Aksi ilegal yang tak sempat terekam kamera televisi ini ternyata tak membuat Messi takut. Dia tak melakukan perlawanan saat penonton tersebut mengalungkan scarf tersebut. Bukan cuma itu, dia juga dengan santainya merangkul penonton itu. Pihak keamanan langsung bereaksi melihat ada penyusup masuk ke lapangan.
Mereka meringkus penonton itu dan membawanya keluar. Siapa sebenarnya penonton itu? Namanya Mario Ferri. Pria asal Italia bukan nama asing dalam hal menyusup ke lapangan. Ferri, yang dijuluki Il Falco alias elang, sudah berulang kali masuk ke lapangan untuk menyampaikan berbagai pesan khusus.
Pada bulan November 2009, dalam laga persahabatan antara Italia dan Belanda di Pescara, Ferri yang terkenal dengan kaus biru berlogo Superman di dada masuk ke lapangan. Dia meminta pelatih Italia saat itu, Marcello Lippi, membawa Antonio Cassano ke Piala Dunia 2010. Di semifinal Piala Dunia 2010 antara Spanyol dan Jerman, dia juga sukses menerobos masuk ke lapangan.
Pesannya masih sama dengan aksinya di Italia, namun sedikit berbau sindiran, di mana saat itu Italia--yang tak diperkuat Cassano--sudah tersingkir. "Lippi, saya bilang begitu." Dia kembali membuat heboh kala beraksi lagi di final Piala Dunia Antarklub antara Inter Milan dan TP Mazembe di Abu Dhabi.
Dia membawa pesan "Bebaskan Sakineh", merujuk kepada seorang wanita Iran yang terancam hukuman mati dengan dirajam.


sumber : detiksport.com

Bookmark and Share
May 28, 2011

0
"Milan Tidak Menyentuh Simbol Pemain Klub Lain"

MILAN – Supremo AC Milan, Adriano Galliani menegaskan AC Milan tidak berminat untuk memboyong Marek Hamsik ke Milan pada bursa transfer musim panas ini. Belakangan, beradar rumot bahwa Milan kepincut gelandang serang asal Slovakia tersebut.
Jangan heran bila I Rosonerri tertarik mendatangkan Hamsik melihat rapor positifnya sepanjang musim. Dengan torehan 11 golnya musim ini, wajar bila Hamsik dikaitkan dengan klub sekelas Milan. Lebih dari sekedar mencetak gol, Hamsik pun membawa Napoli memenuhi prasyarat untuk bermain di Liga Champions musim 2011/2012.
Dalam pidato di Naples, Galliani menegaskan bahwa Milan tidak akan menggangu pemain dari klub lain. “Kami tidak ingin memberi Hamsik. Milan tidak menyentuh simbol pemain dari tim lain,” lugas Berlusconi. Sampai saat ini Hamsik masih mengindikasikan untuk tetap berseragam I Partenopei.
“Jika tawaran datang, maka saya harus berbicara dengan Napoli terlebih dahulu,” kata Hamsik di Goal, Sabtu (25/5/2011) yang menyerahkan masa depannya di tangan klub. “Saya ingin mencoba bermain untuk sebuah klub yang teratur untuk tantangan meraih Liga Champions dan gelar Scudetto,” sambung pemain 23 tahun tersebut.


sumber : okezone.com

Bookmark and Share

0
Uang Bicara dalam Perebutan Gelar

MILAN - Meski bukan faktor utama, uang punya pengaruh besar dalam upaya sebuah tim menjuarai kompetisi. Khusus untuk AC Milan, modal besar yang ditanamkan dalam pembelian pemain berbuah manis berupa titel. Milan menyudahi dominasi Inter Milan sekaligus meraih Scudetto-nya yang pertama dalam delapan tahun terakhir di musim ini.
Duduk di puncak klasemen sebelum tengah musim, Rossoneri berhasil mempertahankannya sampai titel juara dipastikan didapat. Sukses Milan tersebut tak bisa dilepaskan dari pembelian besar-besaran yang dilakukan musim panas tahun lalu saat memboyong Zlatan Ibrahimovic dan Robinho.
Itu berlanjut dengan pembelian lain di musim dingin saat mendatangkan Antonio Cassano, Urby Emmanuelson dan Mark van Bommel. Uang secara nyata mampu memberi Milan titelnya yang ke-18. Sebuah kondisi yang beberapa kali dibenarkan oleh pihak klub dan kini diamini oleh Alessandro Nesta.
"Kami memenangi titel karena mengeluarkan banyak uang. Sebelumnya ada jarak yang besar dengan Inter tapi kami menginvestasikan banyak uang, level mereka sedikit turun dan kami pantas jadi pemenang, juga karena kami memenangi duel langsung dengan Inter dan Napoli," sahut Nesta. Belanja besar Milan diyakini masih akan berlanjut musim ini.
Dengan target menjuarai Liga Champions, Adriano Galliano menekankan kalau Diavolo Rosso akan menambah kekuatannya di bursa transfer nanti. Hal lain yang jadi kunci sukses Milan adalah Massimiliano Allegri. Meski tak punya nama besar Allegri disebut Nesta merupakan peramu strategi yang handal dan mampu merebut simpati dari pemain-pemain besar yang ada di skuadnya.
"Dia sangat bersahaja saat datang, dia menetapkan aturan-aturan dan mendapat hormat. Dan saya pikir dia pelatih yang snagat baik, membawa pemain dengan cara yang tepat. Dia menegaskan itu dalam sukses yang kami raih. Derby kedua (menang 3-0) dan pertandingan kontra Juventus di Turin (menang 1-0) adalah pertandingan kunci," tuntas bek senior itu di AFP.


sumber : detiksport.com

Bookmark and Share

0
Galliani: Fabregas Terlalu Mahal

MILAN — Wakil Presiden AC Milan Adriano Galliani mengatakan, kapten Arsenal, Cesc Fabregas, bisa menjawab kebutuhan Milan akan gelandang kiri.
Namun, menurut dia, harga Fabregas terlalu mahal. "Mulai sekarang sampai 31 Agustus mendatang, Milan akan membeli seorang pemain yang akan menjadi gelandang kiri. (Pemain sayap Napoli) Marek Hamsik dan Fabregas bisa memainkan peran itu," ujar Galliani.
"Kami tak pernah bertanya soal Hamsik sekalipun kami tak menutup kemungkinan (membelinya) dan untuk Fabregas, ia terlalu mahal," tambahnya. Fabregas terikat kontrak dengan Arsenal sampai 2014.
Menurut Soccernet, siapa pun yang ingin membelinya pada jendela transfer ini harus membayar setidaknya 60 juta poundsterling atau sekitar Rp 842 miliar.


sumber : kompas.com

Bookmark and Share

0
Twente Lepas Oguchi Onyewu

TWENTE - FC Twente memutuskan tidak menempuh opsi pembelian permanen Oguchi Onyewu dan mengembalikannya ke AC Milan musim panas ini. Onyewu bergabung ke Twente sejak awal tahun dan tampil 14 kali. Penampilan tersebut dianggap tidak cukup meyakinkan hingga akhir masa pinjaman.
Belum jelas rencana karier selanjutnya bagi bek Amerika Serikat berusia 29 tahun ini. Milan juga belum membeberkan rencana apakah akan melepas Onyewu atau tidak. Onyewu sudah tampil 59 kali bersama timnas Amerika Serikat.
Semasa masih membela Standard Liege, dia pernah diminati Ajax Amsterdam meski transfer tak pernah terwujud. Klub lain yang pernah dibela Onyewu adalah Metz dan Newcastle United.


sumber : goal.com

Bookmark and Share

0
Luca Antonini Tegaskan Niat Bertahan Di Milan

MILAN - Langkah Andrea Pirlo merapat ke Juventus dari AC Milan tak akan diikuti oleh Luca Antonini. Fullback kiri berusia 28 tahun itu terancam tak mendapatkan garansi bermain reguler pascakedatangan Taye Taiwo dari Olympique Marseille.
Musim ini pun Antonini lumayan sering dirotasikan dengan Gianluca Zambrotta. Imbasnya, ia dilaporkan bakal mencari persinggahan baru, dan salah satu kemungkinannya adalah mendarat di Bianconeri, yang sempat menunjukkan sinyal keberminatan tahun lalu, tapi sang pemain menegaskan dirinya tak berniat meninggalkan San Siro.
“Saya ingin bertahan di Milan,” ungkapnya kepada Sky Sport Italia. “Saya sangat bahagia di sini dan tak ingin pergi. Saya masih memiliki sisa tiga tahun dalam kontrak saya,” tegasnya.


sumber : goal.com

Bookmark and Share
May 26, 2011

1
Gennaro Gattuso Ingin Ke Rusia

MILAN - Gelandang veteran AC Milan Gennaro Gattuso mengungkapkan, tidak tertutup kemungkinan dirinya untuk meninggalkan San Siro, dan berlabuh dengan salah satu klub Rusia pada musim panas ini. Kontrak Gattuso bersama Milan tinggal menyisakan waktu satu tahun.
Hingga saat ini, ia belum menemui titik temu mengenai perpanjangan kontraknya. Kendati manajemen Milan yakin Gattuso bertahan, tapi sang pemain menyatakan ingin mencicipi kompetisi di negara lain. Klub Rusia Anzhi Makhachkala kemungkinan menjadi labuhan berikutnya.
“Tidak ada masalah dengan motivasi saya. Ada proposal dari Rusia, dan itu terserah kepada saya untuk memutuskannya,” ujar Gattuso kepada Sky Sport Italia. “Tawaran yang diberikan cukup besar.
Mengingat saya akan pensiun dalam dua tahun ke depan, saya harus mempertimbangkannya. Selanjutnya, kita lihat nanti.” Kabarnya, Gattuso akan mendapat tawaran kontrak sebesar €10 juta per musim untuk bermain di Liga Primer Rusia.


sumber : goal.com

Bookmark and Share
May 25, 2011

2
Seedorf Semusim Lagi di San Siro

MILAN - Setelah sempat terkatung-katung masalah perpanjangan kontraknya, akhirnya Clarence Seedorf resmi menandatangani masa tinggalnya yang baru di AC Milan, hingga Juni 2012.
Sejatinya kontrak Seedorf berakhir musim panas ini dan belum adanya niatan dari manajemen Milan memperpanjang kontrak, membuat Seedorf sempat berpikir hengkang dari klub yang diperkuatnya sejak 2002. Tersebut jika Seedorf tadinya akan melabuhkan kariernya di Liga Brasil bersama Corinthians.
Namun demikian itu urung terjadi sebab Seedorf seperti dilansir Football Italia, telah resmi memperpanjang masa abdinya bersama Rossoneri hingga musim panas tahun depan. Kepastian ini didapat setelah Seedorf berkonsultasi dengan pelatih Massimo Allegri soal rencana musim depan.
Seedorf bersama Massimo Ambrosini, Alessandro Nesta dan Mark van Bommel jadi pemain senior Milan yang mendapat perpanjangan kontrak. Hanya Andrea Pirlo yang kontraknya tidak diperpanjang dan akhirnya memutuskan berganti klub menjadi Juventus.


sumber : detiksport.com

Bookmark and Share

1
Allegri Sayangkan Keputusan Leonardo

MILAN - Massimiliano Allegri datang ke AC Milan untuk menggantikan peran kepelatihan Leonardo Araujo. Nama terakhir akhirnya hijrah ke Inter Milan di musim ini, sebuah hal yang disayangkan oleh Allegri.
Leonardo memang indentik dengan kubu Rossoneri karena pernah memperkuat AC Milan sebagai pemain pada tahun 1997-2001 dan 2002-2003. Pria asal Brasil itu bahkan sempat menjadi pelatih bagi AC Milan pada musim 2009-2010. Pria 41 tahun ini akhirnya membuat Milanisti kecewa dan marah karena hijrah menjadi pelatih Nerrazzuri di musim ini.
Keputusan yang dibuat oleh mantan pencari bakat Rossoneri ini disayangkan oleh Allegri karena adanya rivalitas antar kedua tim. “Anda tidak pernah tahu apa yang terjadi dalam kehidupan. Tetapi ada rivalitas besar antara Inter dan Milan, jadi warna klub ini benar-benar terpatri dibawah kulit anda,” ujar Allegri menanggapi kepergian Leonardo seperti disitat dari Tribalfootball, Rabu (25/5/2011).
Leonardo masuk pada pertengahan Januari untuk menggantikan Rafael Benitez. Dirinya membawa Nerrazzuri berada di peringkat dua Serie A dengan 76 poin, sementara Allegri sukses membawa Il Diavollo Rosso meraih Scudetto dengan torehan 82 poin.


sumber : okezone.com

Bookmark and Share

0
Boateng Milik Milan Sepenuhnya

MILAN - AC Milan secara penuh memiliki Kevin-Prince Boateng setelah membeli setengah kepemilikan si pemain dari Genoa. Milan juga sudah mengikat Alberto Paloschi dan Marco Amelia.
Sebelumnya status Boateng adalah dimiliki bersama oleh Milan dan Genoa setelah ia direkrut dari Portsmouth pada tahun lalu. Pemain kelahiran Jerman itu lantas bermain untuk Rossoneri sepanjang musim. Penampilan Boateng sendiri terbilang cukup menawan.
Semangat dan tenaga yang ia tunjukkan saat berseragam Milan sudah sukses membuatnya jadi salah satu pujaan fans, sekaligus mengantarnya kini ke kontrak 100% dari Milan. "Dua klub seperti Genoa dan Milan tidak boleh berselisih. Jadi kami mencapai kesepakatan dan Boateng akan jadi pemain Milan sepenuhnya," aku Presiden Genoa Enrico Preziosi kepada Corriere dello Sport yang dikutip Reuters.
"Boateng penting untuk Milan dan kami tidak berusaha memanfaatkan kesempatan dengan cara menaikan harganya. Si pemain sudah dijual dengan harga yang tepat," lanjutnya. Selain Boateng, Milan juga dilaporkan telah memiliki 100% Paloschi dan Amelia yang sebelumnya juga berstatus kepemilikan bersama. Sementara Sokratis Papastathopoulos


sumber : detiksport.com

Bookmark and Share

0
Pirlo Resmi Milik "Si Nyonya Tua"

TURIN — Juventus mengumumkan secara resmi bahwa mereka telah mendapatkan Andrea Pirlo dari AC Milan dengan status bebas transfer. "Si Nyonya Tua" mengikat Pirlo dengan durasi kontrak selama tiga musim yang membuatnya bertahan hingga 30 Juni 2014.
"Andrea Pirlo kini pemain Juventus. Klub telah mencapai kesepakatan dengan gelandang tersebut. Kontraknya dari 1 Juli 2011 hingga 30 Juni 2014," demikian pernyataan klub.
Juventus menambahkan, gelandang berusia 32 tahun itu sudah menjalani tes medis, Selasa (24/5/2011) pagi waktu setempat. "Pagi ini, Pirlo akan menjalani tes kesehatan. Pirlo menjalani tes dan analisis di klinik Fornaca Sessant di pusat Isokinetic dan Pusat Kesehatan Olahraga di Torino."


sumber : kompas.com

Bookmark and Share

0
Tak Butuh Dioperasi, Pato Tetap Bisa Out Sebulan

MILAN - Alexandre Pato tidak membutuhkan operasi pasca cedera dislokasi bahu. Tetapi penyerang Brasil itu harus beristirahat sampai sekitar lima pekan. Pato mendapatkan cedera tersebut saat membela AC Milan di partai terakhirnya di Seri A dengan menghadapi Udinese.
Dalam laga yang berakhir 0-0 itu, Pato terjatuh dengan tidak pas sehingga posisi sendi bahunya tergeser. Segera setelah insiden tersebut, bahu Pato langsung dibenarkan posisinya. Tetapi serangkaian tes tetap dilakukan pada hari Selasa (24/5/2011) waktu setempat.
"Tidak ada komplikasi. Setelah berkonsultasi dengan Profesor Taverna, seorang spesialis bahu, diputuskan tidak perlu ada operasi," ujar Milan dalam sebuah pernyataan yang dikutip Football Italia. "Pato akan menjalani program pemulihan yang bertujuan untuk memulihkan kondisinya dalam waktu empat sampai lima pekan ke depan," lanjut keterangan tersebut.
Cedera bahu tersebut sudah membuat Pato dinyatakan absen di Copa Amerika. Milan sendiri mengumumkan kalau hal itu akan dievaluasi lagi sebelum skuad akhir timnas Brasil diputuskan. "Partisipasi pemain bersangkutan di Copa Amerika akan dievaluasi ulang antara staf medis Milan dan Brasil di akhir bulan Juni," simpul pernyataan Milan.


sumber : detiksport.com

Bookmark and Share

0
Tolak Madrid, Ibra Ingin Pensiun di Milan

MILAN - Penyerang AC Milan, Zlatan Ibrahimovic, tidak akan kembali ke Spanyol untuk membela Real Madrid. Pasalnya, ia memilih menghabiskan kariernya di Milan. Hal itu diungkapkan oleh agen Ibra, Mino Raiola.
Pernyataan Raiola menjawab spekulasi yang diembuskan oleh media-media Italia bahwa pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, mengincar Ibra pada musim depan. Tidak hanya Madrid, Manchester City juga tertarik kepada penyerang yang telah mencetak 14 gol dan memberikan scudetto bagi Milan pada musim ini.
"Saya tidak mengesampingkan kemungkinan Milan akan menjadi klub terakhir Ibra," kata Raiola kepada stasiun Radio Radio. "Saya sudah mengatakan hal yang sama selama 10 tahun. Saya tidak dapat mengesampingkan setiap tim atau sebuah skenario. Ketika ke Barcelona, kami tidak ingin hanya tinggal selama setahun," tambahnya.
"Pemain ingin menyelesaikan kariernya di Milan, tapi saya meragukan bahwa hal itu bisa terjadi. Saya tidak memiliki kuasa bahwa tim lain memiliki ide-ide gila. Mungkin mereka tidak bisa membawanya pada musim ini, tapi bisa terjadi pada musim 2012-13. Saya tidak tahu apa pun soal ketertarikan Mourinho.
Dia tidak pernah menghubungi Milan atau diri saya," tegasnya. Raiola melanjutkan, "Ibra adalah dasar dari suatu tim yang ingin menang. Sebab, ia pemain berkualitas dan memiliki kekuatan mental. Hal-hal ini penting bagi ruang ganti. Mourinho dan Mancini pasti mengetahui itu." "Tetapi, kenyataannya (Presiden Real) Florentino Perez yang menghubungi (Wakil Presiden Milan Adriano) Galliani untuk mengadakan kesepakatan.
Menurut saya, tampaknya tidak mungkin Zlatan akan pindah pada tahun ini. Ada dua alasan, yakni Milan tak ingin menjual dia. Kedua, ia tidak ingin pergi, bahkan jika Mourinho menginginkannya.
Namun, jika besok Perez memberikan Galliani uang sebesar 100 juta euro, itu masalah Galliani. Kami hanya membuat keputusan setelah itu dan pemain selalu memiliki kata terakhir," papar Raiola.


sumber : kompas.com

Bookmark and Share

0
Allegri: Mourinho, Arogan & Menyedihkan

MILAN - Massmiliano Allegri mengkritik habis Jose Mourinho. Menurutnya, sikap yang diperlihatkan pelatih Real Madrid itu sangat arogan dan menyedihkan. Ya, Mourinho memang sering mengkritik pedas keputusan wasit dan terkenal sebagai sosok kontroversial, saat masih melatih di Inter Milan.
Hal itu bukan pertama dan terakhir dilakukan oleh Mourinho. Bahkan, sejak memutuskan untuk pindah ke Santiago Bernabeu, kehadirannya membuat kompetisi sepakbola di Spanyol lebih hidup. Tak jarang, komentar pedasnya membuat sejumlah pihak marah.
Allegri sama sekali tidak suka dengan sikap yang diperlihatkan oleh Mourinho itu. Dalam sebuah wawancara dengan televisi di Italia, Allegri menganggap Mourinho sebagai pelatih yang sangat menyedihkan. "Sesekali Mourinho memang terlihat sangat menyedihkan sekali," demikian Allegri ketika ditanya mengenai sosok pelatih yang dijuluki The Special One itu, sebagaimana dilaporkan oleh La Repubblica, Rabu (25/5/2011).
"Mourinho selalu mengulangi kesalahan yang sama. Saya akui Mourinho memang pelath bagus. Tapi dibalik itu, dia memiliki sikap yang sangat arogan sekali," tandas arsitek AC Milan tersebut.


sumber : okezone.com

Bookmark and Share
May 24, 2011

0
Kebijakan Baru Seputar Kontrak Pemain Di AC Milan

MILAN - AC Milan menerapkan kebijakan baru mengenai kontrak untuk pemainnya, terutama bagi mereka yang berusia di atas 30 tahun. Dijelaskan Adriano Galliani, wakil presiden AC Milan, pemain yang berusia di atas 30 tahun akan mendapat penawaran kontrak per musim.
"Saya rasa terlalu berlebihan bagi seorang pemain di usia 30-32 tahun untuk bisa mendapatkan kontrak tiga tahun," katanya, Selasa (24/5). "Mulai sekarang, AC Milan hanya akan menawarkan kontrak per tahun untuk pemain di atas usia 30 tahun," tegasnya.
Bisa jadi AC Milan mengikuti kebijakan yang diterapkan Manchester United, raksasa Inggris. Klub tersebut sudah sejak lama menerapkan kebijakan menawarkan kontrak satu musim untuk pemain yang berada di atas usia 30 tahun.


sumber : goal.com

Bookmark and Share

0
AC Milan Optimis Gennaro Gattuso Bertahan

MILAN - Kontrak Gennaro Gattuso di AC Milan masih tersisa setahun lagi, tapi gelandang temperamental itu sudah dikait-kaitkan dengan kepindahan ke klub Liga Primer Rusia, Anzhi Makhachkala, pada bursa transfer musim panas.
Kendati begitu, Il Diavoli melalui wakil presiden Adriano Galliani tetap optimis tak akan ditinggal Rino. “Gattuso memiliki kontrak bersama kami dan dia belum meminta ditransfer,” tuturnya dilansir Football Italia.
Agen sang pemain, Andrea D’Amico, pekan lalu juga mengungkapkan kemungkinan besar Gattuso bakal bertahan di Milan meski mengaku Anzhi memang telah melancarkan pendekatan serius.


sumber : goal.com

Bookmark and Share

0
Taiwo Siap Angkat Gengsi Milan

MILAN — Bek anyar AC Milan, Taye Taiwo, menyatakan akan menampilkan permainan terbaik selama membela "I Rossoneri". Menurut dia, Milan merupakan salah satu klub bergengsi di dunia. "Aku tidak gentar bermain bersama Milan.
Milan adalah salah satu klub paling bergengsi di dunia, seperti Manchester United dan Chelsea," jelas Taiwo. Milan mendatangkan Taiwo dari Olympique Marseille dengan status bebas transfer. Bek asal Nigeria itu telah menandatangani kontrak selama tiga tahun.
Taiwo mengaku antusias bermain dengan pemain besar seperti Zlatan Ibrahimovic dan Alexandre Pato. "Aku sangat antusias bisa bermain bersama pemain-pemain seperti Ibra, Pato, dan Clarence Seedorf. Aku akan bekerja keras setiap hari.
Itu tergantung keputusan pelatih dan kapan dia menggunakan jasaku dalam tim," tukas bek berusia 26 tahun itu.


sumber : kompas.com

Bookmark and Share

0
Hari ini, Genoa-Milan Tentukan Nasib Boateng

GENOA - Penghujung musim 2010/2011 sudah tiba, status Kevin-Prince Boateng masih belum jelas. Hari ini, Presiden Genoa Enrico Preziosi dijadwalkan bertemu dengan pihak AC Milan guna menentukan nasib gelandang internasional Ghana tersebut.
Seperti diketahui, akhir musim lalu, Boateng direkrut Genoa dari Portsmouth namun langsung menjalani masa pinjaman bersama Milan. Sejatinya, durasi kontrak Boateng di San Siro kadaluarsa seiring berakhirnya musim ini.
Namun hingga kini, manajemen Genoa dan Milan belum menemui kata sepakat mengenai kelanjutan masa depan Boateng. Rencananya, hari ini, Presiden Genoa akan mengadakan pertemuan dengan Wakil Presiden Milan Adriano Galliani untuk menyelesaikan masalah tersebut, mengingat bursa transfer musim panas segera dibuka.
“Kami akan bertemu Adriano Galliani pada Selasa (waktu setempat) ini,” ungkap Preziosi. “Jika kami tidak mampu memecahkannya, maka kami akan mendapat masalah serius,” tambahnya. “Jika harus memberikan persentase, maka saya akan katakan, saya yakin 90 persen masalah ini akan selesai pada Selasa ini.
Saya akan senang jika opera sabun ini berakhir, sehingga saya tak perlu lagi memikirkan masalah yang berat,” tegas Preziosi, seperti Ghana Soccernet, Selasa (24/5/2011). Sementara para petinggi klub belum mencapai mufakat, Boateng sempat mengaku dirinya memendam keinginan tetap membela Rossoneri. Meskipun demikian, gelandang kelahiran Jerman, 24 tahun silam akhirnya harus menerima kesepakatan pihak Genoa dan Milan.


sumber : kompas.com

Bookmark and Share

0
Pato Absen di Copa America

MILAN — Berita buruk mendatangi tim nasional Brasil jelang Copa America bulan Juli mendatang. "Selecao" tak bisa diperkuat striker andalannya, Alexandre Pato, karena mengalami cedera bahu. Pato mendapat cedera itu ketika memperkuat AC Milan menghadapi Udinese, pekan lalu.
Awalnya, cedera Pato diyakini tidak terlalu serius. Wakil Presiden Milan Adriano Galliani bahkan mengatakan Pato akan sembuh dalam waktu tak sampai sebulan. Namun, kenyataan berkata lain. Setelah diperiksa secara teliti, striker 21 tahun itu mengalami dislokasi bahu. "Dia akan menjalani rehabilitasi. Dia tidak dapat bermain di Copa America.
Musim Pato telah berakhir," kata dokter tim Milan, Maurizio Gevi. Brasil tentu menjadi tim yang paling dirugikan dari hal ini. Bagaimana tidak, Pato yang sedang on fire di Serie-A digadang-gadang bakal menjadi bomber utama tim "Samba" di pentas Copa America. Pelatih Brasil, Mano Menezes, ingin menduetkannya dengan rekannya di Milan, Robinho.
Namun, hal ini terpaksa batal terjadi. Pato memang kerap tak beruntung di timnas. Sejak melakukan debut tiga tahun lalu, pemain bernama lengkap Alexandre Rodrigues da Silva itu baru 12 kali membela negaranya. Ia juga absen di Piala Dunia 2010 lalu.


sumber : kompas.com

Bookmark and Share

0
Tragedi Istanbul Momen Terburuk Pirlo

MILAN — Gelandang Andrea Pirlo mengungkapkan, kekalahan AC Milan dari Liverpool di final Liga Champions 2005 menjadi momen terburuk bagi dirinya selama membela "I Rossoneri".
Gelandang berusia 32 tahun itu melakoni pertandingan terakhir bersama Milan saat melawan Udinese, Minggu (22/5/2011) malam. Laporan yang berkembang belakangan ini menyatakan Pirlo akan berlabuh di Juventus. Bahkan, dia dilaporkan telah menandatangani kontrak selama tiga musim bersama klub asal Turin itu.
Merefleksikan sepuluh tahun perjalanan kariernya di Milan, Pirlo mengaku tidak percaya timnya bisa kalah oleh Liverpool di Istanbul pada enam tahun silam. Kekalahan itu memang menyakitkan. Unggul 3-0 terlebih dahulu pada babak pertama, Milan dipaksa melakoni adu penalti setelah Liverpool sukses menyamakan kedudukan 3-3 pada babak kedua.
Apesnya, Milan akhirnya menelan kekalahan setelah takluk 2-3 dalam drama adu penalti. "Aku memiliki dua kenangan indah. Pertama saat aku mengenakan seragam Milan dan untuk pertama kalinya memenangi trofi Liga Champions (melawan Juventus pada 2003)," ungkap Pirlo di situs resmi Milan. "Momen terburuk adalah kalah di Istanbul.
Aku masih tidak mengerti bagaimana kami kehilangan kemenangan," sambungnya. Dalam kesempatan itu, Pirlo mengaku berat meninggalkan Milan. "Tampil dalam 400 pertandingan sangat banyak, khususnya jika Anda bermain bagi sebuah tim yang sangat penting seperti Milan. Aku terharu ketika mengucapkan selamat tinggal di Milanello.
Sulit untuk meninggalkan rekan kerja, teman-teman, dan dengan siapa Anda berbagi banyak kenangan. Namun, ini adalah bagian dari sepak bola." "Hidup berjalan terus. Aku meninggalkan (Alessandro) Nesta, seorang teman yang baik.
Namun, kami akan bertemu satu sama lain. Tidak mudah untuk mengucapkan selamat tinggal kepada rekan, karyawan klub, dan kepada semua orang yang menemaniku selama sepuluh tahun di Milan," tukas gelandang asal Italia itu.


sumber : kompas.com

Bookmark and Share

0
EKSKLUSIF: Alessandro Nesta Tentang Milan, Masa Depannya & Liga Champions

MILAN - Alessandro Nesta menjadi pemain kunci di pertahanan Milan, seperti halnya dia saat masih di Lazio dan timnas Italia. Bersama Thiago Silva, pertahanan Milan berubah bak sebuah benteng.
Jika dibandingkan dengan pengalaman di masa lalu, soliditas Nesta dan Thiago Silva seperti Nesta dengan Fabio Cannavaro. Dan ketangguhan keduanya berbuah prestasi di musim ini, scudetto Serie A Italia untuk Milan.
Tak salah jika kemudian pihak klub memperpanjang kontraknya untuk semusim lagi. GOAL.com berkesempatan untuk bertemu dan berbicara langsung dengan Nesta di Milanello. Banyak hal dibahas, termasuk mengenai ambisinya dan klub di musim depan.

agaimana perayaan juara baru-baru ini?

Sangat baik, kami punya Scudetto untuk dirayakan.

Apa yang menjadi rahasia di balik sukses besar ini?

Saya rasa rahasia besar dari sukses kami adalah perpaduan sempurna dari pemain usia muda dan berpengalaman. Dan Allegri telah menjalankan tugasnya dengan baik memotivasi semuanya.

Ceritakan kepada kami mengenai Allegri…

Dia sudah menjalankan tugasnya dengan baik. Dia membuat langkah besar dari Cagliari ke Milan dan melakukan tugasnya dengan baik untuk memotivasi tim. Dia punya banyak ide baru dan inovatif dan memainkan peran besar di kemenangan scudetto ini.

Apa yang berubah sejak tahun lalu dengan Leonardo? Anda kecolongan lebih sedikit gol dibanding musim lalu padahal dengan pondasi pertahanan yang sama...

Kami bermain dengan empat pemain menyerang musim lalu. Kami kecolongan lebih banyak gol, tapi kami bermain lebih menyerang. Dan lagi banyak pemain lebih matang musim ini. Saya berbicara mengenai Abate, yang banyak berkembang, dan Thiago Silva yang juga demikian. Mereka menunaikan tugasnya dengan baik tahun lalu, tapi jauh lebih sempurna tahun ini.

Berbicara mengenai Thiago Silva. Bisakah dia menjadi legenda Milan?

Untuk saat ini, dia pemain belakang paling tangguh menurut saya. Dia adalah salah satu pemain terbaik yang pernah bermain bersama saya. Yang harus dia lakukan memastikan kualitasnya di tiap musim. Saya yakin dia bisa menjadi bagian penting dari sejarah Milan.

Thiago Silva baru-baru ini bercanda dengan menyebutmu seperti radio, karena Anda banyak bicara di lapangan dan membuat dirinya pusing. Bagaimana Anda menanggapinya?

Begini, semua ini merupakan situasi ketika dia baru bergabung ke klub. Kemudian pelatih Leonardo meminta saya mengajarinya di laga pertamanya untuk Milan saat melawan Warese, dan hal itulah yang saya lakukan. Sekarang saya tahu dia tak butuh banyak untuk mendapatkan saran.

Kompetisi untuk mengisi lini pertahanan akan meningkat dengan masuknya Mexes dan Taiwo.

Keduanya pemain yang bagus dan sangatlah penting mendapatkan opsi yang cukup. Saya tahu Mexes dengan baik dan dia hebat. Anda harus punya banyak pilihan ketika Anda tim besar seperti Milan. Yepes adalah salah satu contoh bagus untuk hal ini. Sejumlah orang meragukannya, tapi dia selalu bermain bagus ketika dipercaya untuk tampil.

Mari berbicara mengenai mereka yang meninggalkan klub;, teman baik Anda Andrea Pirlo. Apa pendapat Anda mengenai keputusannya itu?

Kami semua harus membuat keputusan, semua ini menjadi bagian dari tugas kami. Saya sedih melihatnya pergi. Kami bermain bersama selama sembilan tahun dan dia teman sejati. Tim yang akan menggaetnya akan melakukan bisnis dengan baik. Dia adalah salah satu pemain jenius di sepakbola. Hanya sedikit yang bisa melakukan apa yang sudah ditunjukkannya di San Siro. Saya memberikan nilai sepuluh untunya sebagai pemain dan individu.

Dan Antonio Cassano? Ada saran untuknya?

Saya ingin memulai dengan mengatakan bahwa dia sudah menunjukkan sikap dengan baik, di dalam mau pun di luar lapangan. Dia sudah memainkan perannya untuk Scudetto. Saya secara personal berpikir ketika Anda bergabung dengan Milan, Anda harus menunjukkan kemampuan terbaik Anda untuk bisa terus bertahan. Meninggalkan klub selalu menjadi langkah mundur. Tentunya semua ada pada keputusannya.

Mengenai Ibra?

Dia pemain yang luar biasa. Kita semua tahu itu, tapi dia juga menjadi pemain yang penting di ruang ganti. Dia tak pernah ingin kalah dan sikap seperti itu sangatlah penting. Dia lebih baik dari pemain lain dengan kualitas yang sama.

Apakah Anda merindukan Jose Mourinho tahun ini?

Saya tak pernah memikirkan apa yang diutarakannya ketika dia berada di Inter, termasuk saat mengkritik Milan. Akan tetapi, banyak pemain yang bersikap positif padanya, jadi mungkin dia bukanlah orang yang buruk seperti yang ada di media.

Kembali ke Anda, baru-baru ini Anda sudah memperbaru kontrak dengan Milan, tapi apakah Anda pernah terpikir untuk meninggalkan Milan? Mungkin seperti Fabio Cannavaro...

Saya pastinya akan pergi ke luar negeri bila Milan tidak menawarkan kontrak baru. Bergabung dengan Cannavaro? Mengapa tidak. Jika memang saya harus berganti klub, saya tidak akan bergabung dengan tim Italia lain, tapi saya akan bergabung dengan tim luar negeri. Sesuatu yang baru untuk terus berlanjut.

Tapi apakah tahun ini menjadi tahun terakhir Anda?

Saya ingin terus bermain. Saya akan sangat senang bisa mengakhiri karir saya bersama Milan.

Setelah mengakhiri karir sebagai pemain, apa selanjutnya?

Menangani tim cukup menarik, tapi hal itu tidak akan mudah karena keluarga saya. Saya tak suka dengan ide terpisah dengan keluarga saya setiap waktu. Saya tak ingin menerima pekerjaan di Florence dan meninggalkan keluarga saya di Milan, dan saya tak ingin memaksa mereka mengikuti saya.

Pertanyaan terakhir: Siapa yang akan memenangi final Liga Champions musim ini?

Saya selalu mengatakan Barcelona. Saya suka dengan cara bermain mereka, tapi Manchester United juga punya skuad yang tangguh. Keduanya pantas berada di final.

sumber : kompas.com

Bookmark and Share
 
Blog Milanisti | AC Milan News Update | © 2011 by RedBlack | Supported by AC Milan Wallpaper