TURIN - Pelatih Juventus Claudio Ranieri tak sependapat dengan asumsi banyak orang yang menganggap duel Juventus kontra AC Milan bakal menjadi gambaran perburuan scudetto. Menurutnya, laga ini tak lebih dari sekedar tiga poin yang takkan menentukan peluang kedua tim meraih scudetto di akhir musim nanti.Ya, pada giornata ke-16 Serie A di Stadion Olimpico Turin, Senin (15/12/2008) dinihari, Bianconerri dan Rossoneri bakal bertaerung dalam laga klasik demi mengejar Inter Milan di puncak klasemen. saat ini, Juve dan Milan duduk diposisi dua-tiga setelah sama-sama mengoleksi 30 poin atau tertinggal enam poin dari Nerazzurri. Banyak pihak yang menganggap laga ini tak hanya sekedar persaingan kedua klub mengejar Inter.
Umumnya para pengamat ini mengatakan jika pemenang dalam duel klasik ini berpotensi besar keluar sebagai kampiun pada akhir musim nanti. Kendati tak menampik laga ini memiliki makna yang sangat penting, namun Ranieri menolak jika duel Juve-Milan dijadikan acuan tim mana yang akan meraih scudetto musim ini. "Ini merupakan duel spektakuler antara dua klub hebat yang selama beberapa tahun terakhir ini telah memberikan kontribusi besar terhadap sepakbola Italia. Akan tetapi, saya tak berpikir laga ini bakal menjadi penentu perebutan gelar scudetto di akhhir musim nanti," tegas Ranieri seperti dilansir AP, Jumat (12/12/2008).
"Saya bisa yakinkan, menghadapi Milan nanti, kami (Juventus-red) bakal berjuang keras hingga akhir pertandingan. Sama seperti saat kami menghadapi tim lain," lanjutnya. "Duel ini pastinya menjamin Anda bakal mendapat tontonan luar biasa. Kehadiran pemain sekelas Ronaldinho dan Alessandro Del Piero selalu memberikan sesuatu yang unik," ujar mantan pelatih Chelsea dan Valencia itu.
"Saya sangat beruntung, karena saya akan mendapat kursi terbaik di bench dan tak perlu bersusah payah membeli tiket untuk menyaksikan duel akbar ini," tutup pelatih berjuluk The Tinkerman itu.



















0 komentar:
Post a Comment