September 24, 2008

0
Penyingkiran Ronaldinho dari Barca Terungkap

MADRID - Terungkap sudah rahasia pembunuhan karakter terhadap Ronaldinho selama masih membela Barcelona. Sebuah stasiun televisi di Spanyol menyebutkan, pejabat-pejabat di Catalan memang sengaja menyingkirkan Dinho dari skuad tersebut. Program telvisi berjudul Informe Robinson yang disiarkan oleh Canal+ baru-baru ini mengungkapkan sejumlah pengakuan dari petinggi Barca tentang upaya rahasia tersebut. Mantan pemain timnas Irlandia, Michael Robinson, yang menjadi host dalam acara tersebut telah mewawancara tokoh penting di klub tersebut dan berikut ini adalah kutipan dari para petinggi tersebut. 
Presiden klub, Joan Laporta yang sempat dikritik karena penampilan buruk Barcelona musim lalu mengungkapkan awal kejadian di mana Ronaldinho mulai tidak disiplin. "Pada musim semi (April) 2007, setelah pertandingan lawan Real Zaragoza, kami mulai melihat perubahan dalam sikapnya terhadap beberapa pemain yang mulai memengaruhi tim," kata Laporta. Usai pertandingan yang berlangsung di La Romareda itu, Ronaldinho dan Deco tidak ikut kembali hotel bersama bus tim. Mereka memilih menggunakan mobil pribadi karena ingin mampir di tengah jalan. 
"Akhirnya, kami bilang kepadanya untuk mencari tahu maksud dia yang sebenarnya dan dia bilang ingin tetap tinggal dan kembali bermain baik. Kami percaya padanya karena melihat apa yang pernah dilakukannya untuk klub. Namun, yang terjadi justru sebaliknya dan meski banyak orang mendukungnya, Ronaldinho sebenarnya sudah ditinggalkan," tambah Laporta. Sementara itu, Direktur Teknis, Txiki Begiristain melihat kemampuan Ronaldinho di lapangan sudah tidak lagi secemerlang dulu. 
"Semua bermula ruwet sejak dia kembali dari Piala Dunia (2006). Kami melihat perubahan tertentu: dia kalah dalam duel satu lawan satu, mulai cedera, mudah terpengaruh dengan kejadian-kejadian di sekitarnya, dan harus berjuang mati-matian untuk kembali ke tim nasional," katanya. Mantan Wakil Presiden klub, Sandro Rossell mengatakan bahwa segala kehancuran bermula dari pemain yang namanya pernah dilambungkannya lewat pendapatan sponsor dari Nike itu. "Dia bertanggung jawab atas semua ulahnya. Mungkin dia bukan satu-satunya orang yang bertanggung jawab, tapi dia adalah tersangka utama karena dialah satu-satunya yang menendang, berlari dan melompat… bukan yang lain," ungkapnya. 
Teman-teman baik Dinho juga tak luput dari sumber wawancara. Salah satunya adalah Juan Jose Castillo, teman dekat yang meyakinkan Ronaldinho sehingga tetap kerasan begitu tiba pertama kali di Camp Nou. Casillo bilang, "Ada suatu titik dalam hidupnya di mana dia benar-benar lenyap dalam kumpulannya. 
Dia semakin tidak nyambung, makin bertolak belakang dan daripada menjadi teman dengan orang selalu mengkritik atau bicara yang tidak-tidak terhadapnya, dia memilih menceburkan dirinya dalam lingkungan orang yang mengatakan hal yang baik-baik kepadanya." "Dia juga sering keluar malam untuk melepas stres atau membuang penat usai pertandingan, tapi itu kemudian hal itu menjadi gaya hidup dan kebiasaannya," tambahnya. "Mungkin orang-orang di klub, mulai dari dokter hingga presiden, sampai manajer dan pemain-pemain lain dapat membantunya. Di Barcelona, banyak pengaruh buruk yang dapat memengaruhi pemain dan mungkin dia tidak dapat menjauh dari hal itu," ujar mantan pemain Barca, Edmilson, yang kini membela Villarreal. 
Narasumber lainnya adalah mantan asisten pelatih, Eusebio Sacristan. Seperti halnya Laporta, Sacristan sempat memberikan dukungan kepada striker Brasil tersebut. Namun, justru Ronaldinho sendiri yang tidak menunjukkan itikad baik. "Kami bicara banyak hal kepada Ronaldinho. Kami ingin membantunya dengan mengatakan bahwa kami semua mendukungnya, tapi kami tidak pernah yakin dengan pemikirannya karena dia tidak pernah mengekspresikan apa yang ia rasakan," katanya. Boleh dibilang, semua pengakuan itu bukanlah hal yang baru pertama kali didengar. 
Sejak Frank Rijkaard menolak memasukkan nama Ronie dalam skuadnya pun sudah muncul berbagai isu tentang pemain berambut keriwil tersebut. Kenyataan bahwa Ronie kerap mangkir latihan semakin memperjelas hal tersebut. Kini Ronie pindah ke AC Milan dan sepertinya kegemaran dugem belum lepas dari kehidupannya sehari-hari. Tinggal tunggu waktunya saja, akankah ada komentar-komentar serupa tentang pemain tersebut.

0 komentar:

 
Blog Milanisti | AC Milan News Update | © 2011 by RedBlack | Supported by AC Milan Wallpaper