Saya cenderung untuk mengambil pandangan positif dari setiap pengalaman," tutur Leo. Inter harus puas berada di posisi runner up musim ini. Leo menilai, posisi ini sudah bagus mengingat Inter sempat mengalami goncangan akibat pergantian pelatih dari Rafael Benitez ke dirinya. "Finish di posisi kedua dalam klasemen sangat penting, meski semua orang lebih suka jika kami finish pertama.
Kami telah mencapai misi kami. Ini adalah maraton, dimulai sejak 6 Januari lalu, dan akhirnya dalam beberapa minggu terakhir kami mampu menjalankan sesi latihan seperti yang kami inginkan. Hasilnya positif," sambung Leo. Leo mengaku yakin, timnya tidak butuh perombakan besar-besaran di bursa musim panas nanti.
Menurutnya, Javier Zanetti dan kawan-kawan sudah cukup mumpuni untuk terus bersaing di level teratas. "Tim ini datang ke akhir musim rumit yang terbelah dua (era Leo dan Rafael Benitez), tapi skuad ini tetap bersatu. Saya tidak berpikir akan ada banyak perubahan karena tim ini penuh dengan sumber daya.
Saya kira kami juga tidak perlu merevolusi segala sesuatu karena fondasinya sudah di sini." "Saya menganggap skuad asli solid dan kejutan adalah empat pemain yang tiba di bulan Januari lalu dan juga semua yang memberikan kontribusi besar musim ini," pungkas pelatih asal Brasil tersebut.
sumber : kompas.com













0 komentar:
Post a Comment