Showing posts with label Seri-A 2010/2011. Show all posts
Showing posts with label Seri-A 2010/2011. Show all posts
May 23, 2011

0
Tangguhnya Rossoneri Musim Ini

MILAN - Tak salah jika memang akhirnya AC Milan yang tampil sebagai juara Seri A musim ini. Statistik yang terpampang pun mendukung ketangguhan Rossoneri.
Dari catatan statistik yang dilansir Soccernet, jumlah penonton terbanyak dalam satu pertandingan didapat Milan saat memastikan pesta scudetto di pekan ke-37 melawan Cagliari.
Saat itu San Siro dipenuhi 80.018 penonton. Musim ini Milan paling banyak membuat clean sheet yaitu 20 kali dan mereka jadi tim paling jarang kebobolan yakni 24 kali. Hanya empat kekalahan yang diterima mereka musim ini.
Il Diavolo Rosso juga jadi tim dengan rekor tak terkalahkan di musim ini terbanyak yakni delapan pertandingan serta rekor lima kemenangan beruntun bersama Lazio.


Juara: AC Milan
Liga Champions: Milan (1), Inter Milan (2), Napoli (3) Udinese (4)
Liga Europa: Lazio (5) AS Roma (6) Palermo (Finalis Coppa Italia)

Terdegradasi: Sampdoria (18), Brescia (19), Bari (20)

Top skorer: Antonio di Natale (Udinese, 28 gol), Edinson Cavani (Napoli, 26 gol), Samuel Eto'o (Inter, 21 gol)

Top assist: Andrea Cossu (Cagliari, 13), Zlatan Ibrahimovic (Milan, 11), Ezequiel Lavezzi (Napoli, 11), Samuel Eto'o (Inter, 9), Stefano Mauri (Lazio, 9), Antonio Cassano (Milan, 8)

Total pertandingan: 380
Total gol: 955
Rata-rata gol: 2,51 per game

Jumlah penonton (stadion): 9.059.858
Kemenangan kandang terbesar: Napoli 4-0 Sampdoria, Udinese 4-0 Lecce, Catania 4-0 Palermo, AC Milan 4-0 Parma, AC Milan 4-0 Lecce, Internazionale 4-0 Bari, Cagliari 5-1 AS Roma, Juventus 4-0 Lecce
Kemenangan tandang terbesar: Palermo 0-7 Udinese
Skor tim tertinggi: Palermo 0-7 Udinese
Skor agregat tertinggi: 8: Internazionale 5-3 AS Roma, AC Milan 4-4 Udinese

Kemenangan beruntun terbanyak: 5 game, Lazio, Milan
Tak terkalahkan terbanyak: 13 game, Juventus, Udinese
Kekalahan beruntun terbanyak: 6 game, Bari
Tak pernah menang terbanyak: 12 game, Bari

Kemenangan terbanyak: 24, AC Milan
Kekalahan paling sedikit: 4,AC Milan
Seri terbanyak: 15, Fiorentina
Kemenangan paling sedikit: 5, Bari
Kekalahan terbanyak: 24, Bari
Seri paling sedikit: 5, Palermo

Gol terbanyak: 69, Inter Milan
Rata-rata gol tertinggi: 1,82, Inter Milan
Gol kebobolan paling sedikit: 24, AC Milan
Rata-rata gol kebobolan paling sedikit: 0,63 AC Milan
Selisih gol tertinggi: 41, AC Milan
Gol paling sedikit: 27, Bari
Gol kebobolan terbanyak: 66, Lecce
Selisih gol paling sedikit: -29, Bari
Clean sheet terbanyak: 20, AC Milan

sumber : kompas.com

Bookmark and Share

0
Imbangi Milan, Udinese ke Liga Champions

UDINESE - Udinese mengakhiri Seri A musim ini dengan hasil imbang 0-0 kontra AC Milan. Namun, hasil tersebut sudah cukup untuk mengantarkan Zebrette lolos ke Liga Champions musim depan.
Bertanding di Stadion Friuli, Senin (23/5/2011) dinihari WIB, Milan tampil sangat dominan. Menurut catatan statistik Soccernet, Rossoneri unggul dalam penguasaan bola 64:36. Meski demikian, tim tuan rumah punya lebih banyak peluang mencetak gol.
Mereka melepaskan 15 tembakan dengan lima di antaranya mengarah ke gawang, sementara Milan cuma membalas dengan 11 tembakan dan cuma satu yang mengarah ke gawang. Udinese sebenarnya punya peluang emas lewat titik putih pada menit ke-74. Sial bagi mereka, eksekusi penalti yang dilakukan oleh Antonio Di Natale bisa digagalkan oleh Marco Amelia.
Hasil imbang tanpa gol pun awet hingga laga usai. Hasil imbang ini sudah cukup untuk memantapkan posisi tim asuhan Francesco Guidolin di peringkat keempat klasemen akhir Seri A dengan 66 poin dari 38 laga.
Mereka pun lolos ke babak kualifikasi Liga Champions. Meski punya poin sama dengan Lazio, mereka unggul head-to-head. Posisi Milan sendiri tak terpengaruh. Mereka yang sudah jadi kampiun musim ini mengakhiri kompetisi dengan 82 poin.



sumber : detiksport.com

Bookmark and Share
May 22, 2011

0
Tanpa Beban, AC Milan Targetkan Kemenangan

MILAN - AC Milan akan melakoni partai terakhirnya di Serie A melawan Udinese. Arsitek Milan, Massimiliano Allegri laga melawan Udinese akan dilakoni skuadnya tanpa beban, mengingat Scudetto musim ini sudah resmi mereka rengkuh.
Bermain tanpa beban tentu akan memberi keuntungan sendiri bagi timnya sehinga dapat mengeluarkan potensi terbaik mereka. Sebaliknya, sang lawan mempunyai beban untuk menang demi mengamankan posisi untuk lolos kualifikasi Liga Champions.
“Ini akan menjadi laga yang hebat di Udinese. Kami tidak mempunyai beban apapun, tetapi kami akan memainkan laga dengan tekhnik yang hebat dan Milan mengincar kemenangan. Kami tidak ingin membuat kesan buruk,” tutur Allegri seperti disitat dari Goal, Sabtu (21/5/2011). Udinese sendiri kini berada di peringkat empat dengan poin 65, hanya terpaut dua poin dari Lazio yang bertengger di peringkat lima klasemen.
Demi meraih kemenangan, Allegri bersiap mengawasi para pemain Il Zebrette yang dirasa mampu menghadirkan masalah. “Mereka mempunyai pemain seperti Di Natale yang mencetak banyak gol. Kemudian ada Sanchez, Inler, dan Zapata, semua adalah pemain yang sangat bagus. Mereka sangat dekat untuk meraih target penting sehingga laga di Udine bukanlah liburan semata,” tandasnya.
Milan kini duduk di peringkat pertama dengan 81 poin dan sudah merengkuh gelar Scudetto ke 18. Mengenai kepergian Andrea Pirlo, sang pelatih mempunyai pendapat tersendiri untuk gelandang berjuluk ‘The Metronome’ tersebut.

“Juventus telah membuat rekrutan hebat dengan Andrea (Pirlo). Dia pemain penting, tapi dirinya telah membuat pilihan. Pirlo akan melakukan hal hebat di Juventus. Musim ini penuh dengan celaka baginya, namun hingga Oktober dia bermain regular,” tutupnya.

sumber : okezone.com

Bookmark and Share
May 15, 2011

0
Pesta Juara, Milan Gasak Cagliari 4-1

MILAN - AC Milan memetik kemenangan meyakinkan dengan skor 4-1 saat menjamu Cagliari di San Siro, Minggu (15/5/2011) dinihari WIB. Kemenangan tersebut menyempurnakan pesta juara Rossoneri yang digelar usai laga. Milan sudah memastikan merebut status juara Seri A pekan lalu saat bermain imbang di kandang AS Roma.
Namun baru pada pekan ini Diavolo Rosso resmi menggelar pesta juara saat bertanding di kandang sendiri, Stadion San Siro. Pesta juara Milan diiringi hasil memuaskan karena Clarence Seedorf cs memetik kemenangan 4-1 atas Cagliari.
Gol-gol tuan rumah datang dari Robinho (22 dan 35), Gennaro Gattuso (24) dan Seedorf (77). Sementara gol tunggal tim tamu dilesakkan Andrea Cossu di menit 38.


Jalannya Pertandingan

Menjalani laga kandang pertama setelah memastikan meraih titel ke-18, Milan tampil dengan percaya diri. Meski tak diperkuat Alessandro Nesta, Zlatan Ibrahimovic dan Kevin Prince Boateng, Milan tetap mampu mendominasi laga. Peluang pertama Milan datang melalui tandukan Urby Emanuelson yang masih terhadang.
Upaya rebound yang dilakukan Robinho juga tak membuahkan hasil karena kiper Michael Agazzi melakukan penyelamatan gemilang. Upaya menggedor pertahanan Cagliari akhirnya membuahkan hasil di menit 22 melalui aksi individu Robinho. Menusuk dari sisi kiri, pesepakbola Brasil itu melewati tiga pemain lawan dan melepaskan tendangan melengkung yang bersarang di dalam gawang.
Milanisti tak harus menunggu lama untuk merayakan gol kedua timnya karena Gattuso mampu mengubah kedudukan dua menit berselang. Bermula dari tusukan Pato yang terhadang Agazzi, bola mental tepat ke arah Gattuso yang akan masuk ke dalam kotak penalti. Tandukan pelan 'Si Badak' gagal dihalau Agazzi yang masih terjatuh.
Sebuah umpan terobosan Seedorf pada Pato nyaris menambah keunggulan Milan, namun sepakan 'Si Bebek' tidak terlalu lemah hingga bisa dijinakkan Agazzi. Pato akhirnya justru membidani gol ketiga Milan yang dibuat Robinho saat umpan yang dia lepaskan mampu dimaksimalkan oleh rekan Brasilnya itu.
Memasuki menit 38 Cagliari berhasil memperkecil ketinggalan. Menusuk di sisi kiri pertahanan Milan, Cossu sukses memperdaya Mario Yepes dan melepaskan tembakan terarah yang tak kuasa dihalau Cristian Abbiati. Saat turun minum skor 3-1 untuk Milan. Di babak kedua Milan masih berupaya menambah jumlah golnya.
Namun tuan rumah terlalu sering kehilangan bola yang membuat mereka justru beberapa kali berada dalam ancaman. Milan beruntung beberapa peluang yang dimiliki Cagliari gagal dituntaskan menjadi gol. Dan justru mereka mampu menambah keunggulan menjadi 4-1. Lewat kerjasama yang terbangun cantik, Pato melepaskan umpan pendek pada Seedorf di muka kotak penalti.
Si kulit bundar sempat menyetuh kaki bek Cagliari sebelum bisa dikuasai Seedorf, yang dengan dingin memperdaya Agazzi dalam posisi satu lawan satu. Di menit-menit akhir pertandingan Massimiliano Allegri memasukkan Filippo Inzaghi. Ini merupakan pertandingan pertama Super Pippo setelah absen panjang akibat cedera yang diderita dalam laga kontra Palermo pada 10 November silam.


Susunan Pemain

Milan: Abbiati; Abate, Thiago Silva, Yepes, Zambrotta; Gattuso (Flamini 60), Ambrosini (Pirlo 46), Emanuelson; Seedorf; Pato (Inzaghi 82), Robinho

Cagliari: Agazzi; Perico (Ariaudo 78), Canini, Astori, Agostini; Biondini, Nainggolan, Missiroli (Ragatzu 59); Lazzari, Cossu (Ceppellini 91); Acquafresca

sumber : kompas.com

Bookmark and Share
May 14, 2011

0
Milan Diminta Lupakan "Scudetto"

MILAN — Pelatih AC Milan Massimiliano Allegri meminta pasukannya bermain dengan sikap seakan-akan tidak meraih gelar saat melakoni laga Serie-A melawan Cagliari, di San Siro, akhir pekan ini. Milan sendiri telah memastikan menjuarai Serie-A musim ini setelah bermain imbang 0-0 dengan AS Roma, 7 Mei lalu.
Mereka kemudian kalah dari Palermo di semifinal Piala Italia, 10 Mei lalu. Mereka pun tersingkir dengan agregat 3-4. Milan masih menyisakan dua laga. Setelah melawan Cagliari, mereka akan bertemu Udinese. Allegri menilai Milan harus memenangi dua pertandingan tersebut demi menjaga martabat sebagai juara.
"Untuk pertama kalinya, Inzaghi mengikuti sesi latihan secara penuh dan saya berharap ia terus mengalami peningkatan pekan depan. Hal terutama adalah ia telah kembali," ujar Allegri. "Akan menyenangkan jika saya bisa memainkan semua orang melawan Cagliari, tetapi saya akan memainkan tim terkuat.
Nesta absen, tetapi saya akan mengevaluasi kemungkinan lain." "Tak akan ada konsentrasi seperti (sebelum melawan Roma). Namun, kami tak ingin mempermalukan diri sendiri." "(Hari ketika kami melawan Cagliari) akan menjadi hari yang tidak normal, tetapi kami tak ingin mengecewakan pendukung.
Saya penting bagi kami untuk tetap menawan pada pertandingan itu." "Saya masih terganggu (oleh kegagalan masuk final Piala Italia) karena saya ingin masuk final. Meski begitu, penting untuk menikmati scudetto yang memang layak kami raih."
"Saya pikir sudah agak lama gelar diraih sebuah tim dua atau tiga pertandingan sebelum musim berakhir dan itu adalah sesuatu yang layak dibanggakan," paparnya.


sumber : kompas.com

Bookmark and Share
May 13, 2011

0
EKSKLUSIF - Daniele Massaro: Menghadapi Cagliari, AC Milan Akan Pantau Radja Nainggolan

MILAN - Tampil konsisten sepanjang musim ini bersama Cagliari membuat Radja Nainggolan menjadi prospek panas pada bursa transfer Juni-Juli mendatang. Selain Real Madrid, AC Milan diisukan ikut membidik pemain blasteran Indonesia-Belgia tersebut.
Milan sudah dipastikan meraih scudetto Serie A Italia musim ini, dan usai tersingkir dari Coppa Italia, klub berjuluk Rossoneri ini mulai memusatkan perhatian mereka ke musim depan. Beberapa pemain muda diperkirakan dapat memperkuat lini tengah dalam rotasi skuad Massimiliano Allegri sebagai persiapan menuju Liga Champions 2011/12.
Kebetulan pada Minggu (15/5) dinihari WIB, Milan dijadwalkan menjamu Cagliari di San Siro. Inilah kesempatan emas bagi Allegri dan para petinggi Milan untuk menyoroti Radja secara khusus.
Termasuk di antara manajemen Milan yang ikut memantau gelandang kelahiran 4 Mei 1988 itu adalah Daniele Massaro, mantan pemain yang kini menjadi manajer humas klub. Saat ditemui GOAL.com Indonesia di sela-sela pembukaan Indonesia All-Star Team Challenge di Jakarta pekan lalu, Massaro enggan membeberkan apakah Radja benar-benar ditargetkan Milan pada musim panas nanti.
Tapi menurut Massaro, Cagliari kontra Milan di San Siro adalah saat yang tepat bagi Radja untuk membuktikan dia layak berkostum merah-hitam. "Kami pasti akan melihatnya bermain saat kedua tim bertemu. Lima menit di atas lapangan [di San Siro] akan cukup bagi kami untuk menilai kemampuannya," kata Massaro. Ia menambahkan, dirinya saat ini kurang mengetahui banyak tentang Radja.
"Sangat sulit untuk menilai pemain dari luar dengan beberapa menit bermain, tapi kami akan pantau Minggu nanti dan memberikan penilaian," tambah Massaro. Selain Radja, satu lagi pemain yang disebut Massaro diincar Milan adalah Paulo Henrique Chagas de Lima alias Ganso, playmaker di Santos.
Di usia 21 tahun, Ganso dinilai sebagai salah satu pemain muda terbaik Serie A Brasil. Bahkan dia sudah debut di timnas Selecao pada Agustus tahun lalu. Dibanding striker River Plate Erik Lamela, Massaro menyebut Ganso lebih layak diboyong Milan musim depan.
"Ganso cenderung lebih hebat. Saya sudah berdiskusi dengan Pato dan Thiago Silva, dan mereka bilang kualitas yang dimiliki Ganso lebih bagus ketimbang Rivaldo. Jadi musim depan dia akan lebih cocok untuk Milan," ujar Massaro.



sumber : goal.com

Bookmark and Share
May 09, 2011

0
Seri, Milan Rayakan "Scudetto" Ke-18 di Roma

ROMA — AC Milan merayakan scudetto ke-18 mereka setelah bermain imbang 0-0 dengan AS Roma, di Olimpico, Sabtu (7/5/2011). Milan menciptakan peluang lebih dulu melalui Kevin-Prince Boateng pada menit kesepuluh.
Namun, tembakan yang dilakukan dari luar kotak penalti itu meleset dari sasaran. Kurang dari semenit setelahnya, Roma menciptakan ancaman balasan melalui Rodrigo Taddei, juga dengan sebuah tembakan jarak jauh, yang lagi-lagi meleset ke sisi kanan gawang Christian Abbiati.
Milan belum menciptakan peluang ketika gawang mereka nyaris kebobolan akibat kesalahan Ignazio Abate. Ancaman bermula dari umpan silang Marco Cassetti. Abate berusaha menanduk bola, tetapi gagal. Bola kemudian dikuasai oleh Mirko Vucinic yang menembakkan bola ke tengah gawang.
Namun, Abbiati berhasil mengebloknya dan setelah itu mengamankan bola dalam dekapannya. Pada menit ke-23, Cassetti kembali melepaskan umpan silang akurat kepada Vucinic. Namun, umpan berhasil dipotong oleh Alessandro Nesta. Kiper Doni masih belum melakukan aksi penyelamatan ketika Rosi melepaskan tembakan akurat ke gawang Milan dari dalam kotak penalti pada menit ke-39.
Namun, usahanya masih bisa digagalkan oleh Abbiati. Semenit kemudian, barulah Milan menciptakan peluang melalui Zlatan Ibrahimovic. Namun, usaha Ibrahimovic juga belum membuat susah Doni karena, begitu lepas dari kakinya, bola berhasil diblok oleh Juan. Menjelang akhir babak pertama, Roma masih sempat menyusahkan Milan.
Setelah menguasai umpan Totti di kotak penalti, Fabio Simplicio mencoba dan berhasil menggiring bola melewati kawalan Thiago Silva. Namun, belum sempat Simplicio melakukan eksekusi, Abbiati keluar sarang dan merebut bola dari kendali Simplicio. Setelah banyak tertekan di babak pertama, Milan mengambil inisiatif menyerang di babak kedua.
Hasilnya, belum sampai dua menit babak kedua berjalan, Milan mendapatkan dua peluang melalui Robinho dan Massimo Ambrossini. Namun, sementara tembakan Robinho membentur tiang kiri gawang, eksekusi Ambrossini diblok oleh Doni. Roma membalas itu melalui Fransesco Totti dan Simplicio pada menit ke-48.
Sementara tembakan Totti terblok Thiago Silva, eksekusi Simplicio meleset ke sisi kanan gawang. Setelahnya, kedua kubu bertukar serangan, tetapi tidak ada peluang yang tercipta. Sampai pada menit ke-60, Boateng berhasil menggiring bola kiriman Zlatan Ibrahimovic masuk ke kotak penalti Roma dan, dalam duel satu lawan satu dengan Doni, Boateng menyontek bola dengan kaki kanan.
Namun, bola melenceng ke sisi kiri gawang. Berselang empat menit setelahnya, Zlatan Ibrahimovic menembakkan bola yang masih bisa diblok oleh Doni. Kedua kubu kemudian kembali saling menjajaki kelemahan lawan. Namun, tidak ada peluang berarti dari kedua kubu sampai peluit berbunyi panjang.
Selama 90 menit, Milan menguasai bola sebanyak 67 persen dan melepaskan satu tembakan akurat dari delapan usaha. Adapun Roma menciptakan dua peluang emas dari enam percobaan. Dengan hasil tersebut, Milan menguasai klasemen dengan 78 poin. Jumlah tersebut hanya bisa disamai Inter Milan, tetapi Milan tak akan tergeser karena unggul rekor pertemuan.


Susunan pemain:
Roma: Doni; Juan, Nicolas Burdisso, John Arne Riise, Marco Cassetti; Matteo Brighi (Aleandro Rossi 17, Gianluca Caprari 83), David Pizarro, Mirko Vucinic (Marco Borriello 53), Rodrigo Taddei; Fransesco Totti, Fabio Simplicio

Milan: Christian Abbiati; Thiago Silva, Alessandro Nesta, Gianluca Zambrotta, Ignazio Abate; Mark van Bommel, Kevin-Prince Boateng, Clarence Seedorf, Gennaro Gattuso (Massimo Ambrosini 46); Robinho (Pato 73), Zlatan Ibrahimovic

sumber : kompas.com

Bookmark and Share
May 06, 2011

1
Milan Siap Berpesta di Kandang Roma

MILAN - Gelandang AC Milan, Mathieu Flamini, mengaku yakin, klubnya akan berpesta di kandang AS Roma, akhir pekan nanti, untuk merayakan titel scudetto mereka. Milan sedang di ambang juara. Flamini dan kawan-kawan hanya membutuhkan satu poin dari tiga laga tersisa untuk memastikan gelar juara.
Flamini mengaku begitu yakin, klubnya takkan terpeleset saat menghadapi "I Giallorossi" di Stadion Olimpico nanti. “Kami hanya membutuhkan satu angka saja. Kami akan pergi ke Roma untuk memenangkan scudetto musim ini,” sahut Flamini seperti dilansir SkySport.
Flamini melanjutkan, jika timnya sudah memastikan scudetto, maka mereka bisa mengalihkan fokus berikutnya ke Piala Italia. Milan akan menghadapi Palermo pada leg kedua babak semifinal, 11 Mei mendatang.
Di leg pertama yang berlangsung di San Siro, 21 April lalu, hasilnya adalah imbang 2-2. “Kami juga menginginkan Piala Italia, tapi sekarang yang kami pikirkan hanya laga hari Sabtu nanti. Jika berhasil, ini akan menimbulkan kebahagiaan yang luar biasa,” tukas gelandang asal Perancis tersebut.


sumber : kompas.com

Bookmark and Share

0
Marcello Lippi: AC Milan Hanya Berjarak 1 Cm Dari Scudetto

MILAN - Laju AC Milan untuk menahbiskan diri sebagai raja Italia musim ini rasanya bakal mustahil terhadang. Hanya ada tiga giornata lagi di kompetisi Serie A 2010/11, dan AC Milan cuma butuh sebiji angka demi resminya gelar scudetto.
Sokongan fakta ini pun diamini Marcello Lippi, eks pelatih Juventus dan timnas Italia. “Mereka hanya berjarak 1 meter [dari scudetto], bahkan sebenarnya tinggal 1 cm lagi,” kata pria berambut putih yang mengantar Gli Azzurri menjuarai Piala Dunia 2006 ini.
“Saya rasa mereka pantas meraih titel karena telah menunjukkan bahwa mereka sangat menginginkannya.”


sumber : goal.com

Bookmark and Share
May 04, 2011

0
Moratti: Milan Layak Dapat Scudetto

MILAN - Hampir tak mungkin buat Inter Milan mengejar ketinggalan poin dari AC Milan dengan hanya ada tiga pertandingan tersisa. Meski belum sah jadi juara, Massimo Moratti menyebut Rossoneri layak dapat Scudetto. Milan tinggal berjarak satu angka saja dengan gelar juaranya yang ke-18.
Titel kampiun tersebut berpeluang besar mereka kunci akhir pekan ini saat bertandang ke AS Roma. Meski I Lupi bisa saja menyulitkan Rossoneri, kubu Inter Milan butuh keajaiban untuk bisa menyusul perolehan poin saudara sekotanya itu di dua pertandingan tersisa setelahnya.
Mungkin atas pertimbangan tersebut Massimo Moratti lebih dulu menyelamati Milan dan menyebut mereka layak dapat Scudetto. "Siapapun yang memenangi Scudetto mereka layak mendapatkannya. Mereka lebih konsisten dan bermain lebih baik sepanjang musim," sahut Moratti di LaGazzetta dello Sport.
Konsistensi memang jadi kunci sukses Diavolo Rosso musim ini. Dan keberhasilan mereka menjaga performa tak bisa dilepaskan dari periode buruk yang sempat menyelimuti Inter saat masih diasuh Rafael Benitez. Meski kini mampu bertengger di posisi dua klasemen, Javier Zanetti cs sempat terjerembab ke posisi enam.
Baru setelah Leonardo masuk Nerazzurri bisa kembali bangkit dan meramaikan persaingan. "Tim kami sudah bagus, sayang sekali jika harus membongkarnya," tuntas bos besar Inter menjawab kemungkinan timnya melakukan perombakan besar musim depan.


sumber : detiksport.com

Bookmark and Share

0
Pato Tatap Laga Scudetto Melawan AS Roma

MILAN - Setelah absen karena mengalami masalah pada otot sejak pertengahan bulan Lalu, Alexandro Pato berpeluang pulih tepat pada waktunya untuk membela Milan di laga penentu Scudetto melawan AS Roma akhir pekan ini.
Idola di San Siro itu dilaporkan telah mengikuti sesi latihan bersama skuad inti Milan meski dia tidak ambil bagian saaat game internal. Sepanjang pekan ini, bos Milan Massimiliano Allegri dipastikan akan memonitor perkembangan bintang muda Brasil tersebut sebelum mengambil keputusan memasukkan namanya dalam daftar pemain yang akan diturunkan melawan Roma.
Rossoneri hanya membutuhkan satu poin untuk mengubah status Capolista mereka menjadi peraih Scudetto. Kabar baik lainnya bagi Milan adalah kepastian bermain Zlatan Ibrahimovic yang baru saja selesai menjalani sanksi. Sementara itu Pippo Inzaghi, Marek Jankulovski dan Gennaro Gattuso dipastikan absen.


sumber : goal.com

Bookmark and Share
May 03, 2011

0
Adriano Galliani: Scudetto Buat Berlusconi

MILAN - Adriano Galliani, CEO AC Milan, bertekad untuk membuat bos besarnya Silvio Berlusconi bisa tersenyum gembira. Ia mengaku akan berusaha mempersembahkan Scudetto musim ini kepada presiden klub Rossoneri yang telah membuat kebijakan investasi membeli pemain pada musim ini.
Kini, Milan telah diambang juara. Rossoneri saat ini hanya membutuhkan satu angka saja dari laga pekan ini di Roma untuk bisa memastikan gelar Serie A Italia pertama mereka sejak 2004.
"Scudetto ini sebagai ucapan terima kasih kepada Silvio Berlusconi yang telah membeli Zlatan Ibrahimovic dan Robinho dengan uang pribadinya sendiri," kata Galliani kepada Sky sport Italia. "Momentum sulit itu telah terjadi pada Natal lalu ketika kami kehilangan 11 pemain.
Namun para pemain yang tiba pada bursa transfer Januari lalu telah membantu kami untuk keluar dari masalah tersebut." "Saya rasa titik balik sukses ini terjadi pada derby. Sekarang saya hanya berusaha untuk memikirkan mengenai Scudetto yang akan kami dapatkan," ujarnya.


sumber : goal.com

Bookmark and Share
May 02, 2011

0
Massimiliano Allegri Ingin Pastikan Scudetto Saat Hadapi AS Roma

MILAN - Massimiliano Allegri tak mau menunggu terlalu lama kepastian scudetto setelah memetik kemenangan 1-0 atas Bologna, Minggu (1/5) malam tadi.
Berkat kemenangan itu, AC Milan kini tinggal membutuhkan satu poin dalam tiga laga tersisa. Di puncak klasemen Serie A Italia, Milan mengungguli Inter Milan dengan selisih delapan poin. Milan dapat memastikan gelar juara saat menghadapi AS Roma pekan depan.
"Kami tinggal butuh satu poin. Ada tiga pertandingan lagi dan saya yakin kami juara. Keadaan sangat baik. Kami sudah 99,9 persen saat ini," ujar Allegri kepada Il Corriere dello Sport. "Kami ingin memastikan scudetto secepatnya. Kami bisa merengkuhnya saat menghadapi Roma pekan depan."
"Hari ini kami menghadapi pertandingan yang sengit. Bologna merepotkan kami dan kami tak mampu bermain dengan nyaman. Paling penting adalah memenangkan laga ini pada akhirnya."


sumber : goal.com

Bookmark and Share

0
Massimo Ambrosini: Kalau Sampai Gagal, Bodoh Sekali Kami...

MILAN - Pemain senior AC Milan Massimo Ambrosini mengingatkan agar timnya tidak melepas gelar juara Serie A Italia ketika kesempatan mewujudkannya kian dekat. Milan berhasil mengalahkan Bologna 1-0, Minggu (1/5) petang.
Kini Rossoneri hanya membutuhkan tambahan satu poin dalam tiga laga tersisa untuk memastikan raihan scudetto. "Kami akan bodoh sekali kalau melepaskan scudetto dari dalam genggaman," ujar Ambrosini, yang baru saja pulih dari cedera selama tiga bulan, seperti dilansir Football Italia.
"Kami berhasil menempuh langkah penting hari ini dan sekarang kami harus tetap berkonsentrasi. Kami hanya harus menanti dan memanfaatkan peluang." Terakhir, tentang kontraknya yang berakhir musim ini, Ambrosini memberikan isyarat.
"Klub ini ingin bertahan di papan atas untuk jangka waktu lama, jadi akan penting menciptakan paduan pemain muda dan berpengalaman sehingga semua orang bisa berkembang," pungkasnya.


sumber : goal.com

Bookmark and Share

0
Galliani Pilih Menanti Ketimbang Memprediksi

MILAN - AC Milan dapat memastikan gelar juara Seri A pada pekan depan. Tapi Wakil Presiden Milan Adriano Galliani memilih untuk tidak membuat prediksi apa-apa.
Kemenangan 1-0 direguk Milan saat menjamu Bologna di pertandingan Seri A giornata 35, Minggu (1/5/2011) malam WIB. Tambahan tiga angka membuat poin Milan, yang sedang memuncaki klasemen, menjadi 77. Dengan mempertimbangkan poin Inter Milan, yang jadi pengejar terdekat kini adalah 69 dan keunggulan head to head Rossoneri dari Nerazzurri, maka Milan tinggal butuh satu poin tambahan untuk meraih Scudetto.
"Saya tidak suka membuat prediksi," komentar Galliani mengenai skenario tersebut, seperti dilansir Football Italia. Enggan berandai-andai, Galliani pun memilih berpikir yang pasti-pasti saja. "Ada peluang bagus di tiga partai berikutnya, tapi karena saya tidak bisa melihat ke masa depan, saya hanya bisa bilang kami setidaknya sudah mengunci posisi dua."
"Jika Inter mendapat sembilan poin (maksimal) dan kami tinggal butuh satu, maka kita lihat saja apa yang akan terjadi pada pekan-pekan berikutnya," simpul Galliani.


sumber : detiksport.com

Bookmark and Share

0
Lima Kemenangan Beruntun Pertama Milan Sejak 2009

MILAN - Milan meraih kemenangan bukanlah sesuatu yang mengejutkan, tapi meraih kemenangan secara beruntun dalam lima pertandingan adalah hal yang jarang terjadi. Sukses menundukkan Bologna 1-0 Minggu malam menjadi momen spesial itu bagi Milan.
Di empat laga sebelumnya di Serie A Italia, Milan juga membukukan kemenangan yang mendekatkan mereka pada gelar scudetto di musim ini. Lima kemenangan beruntun diawali saat bertandang ke kandang Palermo, di mana Milan menang 1-0.
Selanjutnya, Inter Milan ditaklukkan dengan skor 3-0 dan Fiorentina 2-1. Brescia dan yang terakhir Bologna menjadi korban berikutnya. Sebelumnya, catatan kemenangan beruntun terbaik Milan di musim ini hanya empat laga, yaitu antara periode 7-21 November 2010 dan 25 september-26 Oktober 2010.


sumber : goal.com

Bookmark and Share
May 01, 2011

0
Allegri: Satu Poin Lagi, Milan

MILAN - Kemenangan atas Bologna membuat AC Milan tinggal butuh satu poin lagi untuk meraih scudetto. Pelatih Milan Massimiliano Allegri ingin target tersebut dicapai pada pekan depan. Milan mengalahkan Bologna 1-0 dalam laga yang berlangsung Minggu (1/5/2011) malam WIB.
"Ini bukan pertandingan mudah. Bologna memberi kami tekanan. Apalagi tekanan yang kami alami dalam pertandingan ini lebih besar dibanding pertandingan-pertandingan lainnya," kata Allegri di Football-Italia. Tekanan yang dimaksudkan allenatore Rossoneri itu adalah Milan yang sebelum laga menghadapi Bologna butuh empat poin lagi untuk meraih scudetto.
Kemenangan atas Rossoblu harus diraih oleh Massimo Ambrosini cs., karena di laga sebelumnya pesaing terdekat Milan yakni Inter Milan juga menang. "Di waktu lalu, kami berada dalam momen kebahagiaan karena Inter mengalami rentetan kekalahan atau seri, dan hal itu berubah menjadi momen yang pahit (setelah Inter menang--red).
Namun kami paham kami harus menang hari ini. Kami berhasil memenuhi target dan itu sebabnya kami harus fokus," lugas Allegri. Berkat kemenangan atas Bologna, kini Milan hanya butuh satu poin lagi untuk menyegel gelar juara Seri A. Allegri ingin target satu poin itu didapat anak buahnya di pertandingan berikutnya, yakni melawan AS Roma (7/5/2011).
"Kemenangan hari ini (atas Bologna) membuat kami semakin dekat dengan scudetto. Kami hanya kurang satu poin lagi dan kami akan berusaha mendapatkannya sesegera mungkin. Kami akan berusaha untuk segera mengunci angka yang kami butuhkan secara matematis tersebut. Jadi, kami bisa fokus ke semifinal Coppa Italia menghadapi Palermo," tutup mantan pelatih Cagliari itu.


sumber : detiksport.com

Bookmark and Share

0
Menang Tipis, Milan di Ambang Gelar

MILAN - AC Milan kian dekat ke tahta juara Seri A menyusul kemenangan 1-0 atas Bologna. Milan pun kini unggul delapan angka dari pengejar terdekatnya, Inter Milan.
Kemenangan Rossoneri di San Siro, Minggu (1/5/2011) malam WIB, dipastikan lewat gol cepat Mathieu Flamini. Satu-satunya gol dalam partai itu lahir pada menit delapan. Dengan hasil tersebut, Milan telah mengoleksi 77 poin di giornata 35 untuk duduk nyaman di pucuk klasemen Seri A.
Inter membuntuti dengan 69 poin di posisi dua. Tinggal tiga laga tersisa di Seri A. Menilik peraturan di Seri A, Milan kini tinggal butuh tambahan satu angka saja untuk memastikan gelar juara--poin maksimal Inter adalah 78 poin dan Inter juga kalah head to head dari Milan musim ini.


Jalannya Pertandingan

Gol untuk Milan lahir pada menit delapan. Robinho mengirim umpan terobosan ke Mathieu Flamini yang usaha pertamanya bikin gol sempat dikandaskan kiper Emiliano Viviano. Milan kembali mencatatkan peluang pada menit 16, kali ini lewat Antonio Cassano. Lolos dari jebakan offside, ia terlihat ragu-ragu sehingga Viviano mampu bereaksi sebelum Daniele Portanova menyapu bola menjauhi garis gawang.
Portanova kembali menghalau bola pada menit 27. Dari sepakan Kevin Prince Boateng, Robinho berusaha mengirim bola ke dalam gawang Bologna sebelum dihadang Portanova. Delapan menit sebelum jeda, Milan lagi-lagi menghadirkan kans. Kerjasama Cassano dan Robinho gagal dimaksimalkan Boateng yang tandukannya belum tepat sasaran. Sesaat sebelum jeda, Robinho kembali mengirim bola umpan terobosan ke arah Flamini.
Tetapi kali ini Viviano sigap mengamankan bola. Robinho membuang peluang emas pada menit 61. Menerima bola dari Cassano, sepakan Robinho masih melebar dari sasaran. Bologna ganti mengancam pada menit 79.
Gaston Ramirez melepaskan tandukan meneruskan umpan silang Francesco Della Rocca, kendati arahnya melebar. Delapan menit jelang bubaran, Bologna harus bermain dengan sepuluh pemain seiring dengan dikartumerahnya Della Rocca atas pelanggaran terhadap Andrea Pirlo.


Susunan Pemain:

Milan: Abbiati; Abate, Nesta, Thiago Silva, Zambrotta; Flamini, Ambrosini, Seedorf; Boateng (Pirlo 81); Robinho, Cassano (Beretta 86)

Bologna: Viviano; Moras, Portanova, Britos, Cherubin; Mutarelli, Mudingayi; Meggiorini (Della Rocca 54), Ekdal (Gimenez 72), Rubin (Ramirez 54); Di Vaio

sumber : detiksport.com

Bookmark and Share
April 28, 2011

0
Liga Italia Pekan Ini Babak Akhir Drama Perebutan Scudetto

ROMA - Drama perebutan juara Seri A musim ini telah memasuki babak akhir. Bahkan tak menutup kemungkinan akhir pekan nanti kepastian siapa peraih scudetto sudah bisa dipastikan. Milan kini duduk di posisi teratas klasemen dengan keunggulan delapan atas Inter Milan.
Dengan sisa empat laga menuju akhir musim, Scudetto memang lebih condong ke arah Rossoneri saat ini. Andai Milan berhasil mengalahkan Bologna, dan Inter gagal menang atas Cesena, pada akhir pekan ini, maka gelar juara Seri A menjadi milik Milan.
Kondisi itu akan menyebabkan Milan minimal unggul 10 angka dengan tiga laga tersisa. Inter jelas tak punya peluang untuk mengejar lagi. Akhir pekan ini Milan akan menghadapi tim papan tenagh Bologna. Statistik dari Soccerway menunjukkan kedua tim sudah 23 kali bentrok di mana Il Diavolo Rosso 14 kali menang sedangkan Rossoblu hanya lima kali menang.
Dalam sepuluh pertemuan terakhir, Milan tujuh kali mengatasi Bologna. Bahkan dalam tiga partai terakhir, gawang tim "merah hitam" gagal dijebol pemain dari klub yang berbasis di Emilia Romagna itu. Di duel pertama musim ini, Milan mengalahkan tuan rumah Bologna dengan skor 3-0.
Menjelang duel ini, Bologna dalam kondisi kurang baik bila menilik hasil laga-laga terakhir yang mereka lakoni yakni empat kali kalah dan sekali seri. Sementara Inter yang merupakan pesaing Milan dalam perebutan gelar juara akan menghadapi Cesena. Meski secara peringkat terpaut jauh, namun Cesena membuktikan diri sebagai lawan yang alot.
Di pertemuan pertama di Giuseppe Meazza (20/1/2011), Nerazzuri menang tipis 3-2 atas tim berlambang kuda laut itu. Sempat unggul 2-0 terlebih dahulu, gawang Inter bobol dua kali oleh Eijron Bogdani dan Emmanuel Giacherini dan membuat skor 2-2. Christian Chivu menjadi pahlawan kemenangan sang juara bertahan.
Satu yang harus diwaspadai oleh Javier Zanetti dkk adalah Cesena yang tak terkalahkan dalam empat partai terakhirnya. Perinciannya adalah seri dengan skor 2-2 masing-masing saat menghadapi Fiorentina dan Palermo, serta menang atas Bari (1-0) dan Bologna (2-0).


sumber : detiksport.com

Bookmark and Share

0
Jika Milan Juara, Allegri Sebut Dirinya Beruntung

MILAN - Di tahun debutnya bersama AC Milan, Massimiliano Allegri berpeluang mengantar klub tersebut merengkuh Scudetto. Kalau itu benar terjadi, Allegri menyebut dirinya cuma beruntung.
Dengan hanya ada empat pertandingan tersisa Milan kini unggul delapan angka atas Inter Milan di posisi kedua. Kondisi seperti itu membuat Rossoneri tinggal perlu mengamankan enam poin saja untuk bisa jadi juara. Keberhasilan meraih Scudetto akan menuntaskan penantian Milan setelah kali terakhir melakukannya di musim 2003/2004 lalu.
Sebagai pembesut Allegri jelas dianggap berjasa besar atas sukses tersebut, apalagi dia baru musim ini bermukim di San Siro. Namun Allegri malah menganggap sukses yang diraihnya bersama Milan musim ini tak lepas dari keberuntungan yang dia dapat.
Keberuntungan tersebut berupa banyaknya pembelian besar yang dilakukan Milan baik di bursa transfer musim panas dan musim dingin. "Saya menilai diri saya sangat beruntung datang di Milan di tahun dengan investasi besar yang mereka lakukan," sahut Allegri di ESPNStar. Kedatangan Zlatan Ibrahimovic jelas jadi pembelian terbesar dan paling mempengaruhi performa Milan musim ini.
Itu masih ditambah dengan Robinho, serta Antonio Cassano yang direkrut di musim dingin. Kondisi tersebut berbeda dengan musim lalu di mana pembelian terbesar Milan 'hanya' Klaas-Jan Huntelaar dan Thiago Silva.
Di akhir musim Diavolo Rosso duduk di posisi tiga dan pelatih Leonardo memutuskan mundur setelah berselisih pendapat dengan Silvio Berlusconi. "Klub mendatangkan beberapa pemain besar di Agustus dan Januari, dan dalam melakukan hal tersebut juga memberi sinyal yang kuat. Jangan lupa, Inter adalah favorit terkuat di awal musim," tuntas peraih gelar pelatih terbaik musim 2008/09 dan 2009/10 itu.



sumber : detiksport.com

Bookmark and Share
 
Blog Milanisti | AC Milan News Update | © 2011 by RedBlack | Supported by AC Milan Wallpaper