September 02, 2010

0
Pirlo: Italia Perlu Belajar Sepakbola Lagi

MILAN - Gelandang AC Milan Andrea Pirlo menilai Italia masih harus belajar bermain sepakbola lagi agar kembali menjadi tim yang disegani di dunia pada masa mendatang.
Pernyataan Pirlo ini terkait dengan kegagalan memalukan yang didapat Azzurri pada Piala Dunia 2010 lalu. Di bawah asuhan Cesare Prandelli, Italia kini berharap memulai era baru agar bisa bangkit, dan menguasai percaturan sepakbola dunia.
“Kami perlu memulai bermain sepakbola dari awal lagi. Kami harus belajar bagaimana memainkan bola di atas lapangan, dan melakukan perubahan di tengah pertandingan,” ujar Pirlo dilansir Football Italia. “Permasalahan sepakbola Italia adalah minimnya kualitas, baik itu pemain, fans, dan stadion.”


sumber : goal.com

0
Ibra Kembali Sentil Guardiola

MILAN - Zlatan Ibrahimovic mengatakan bahwa dirinya meninggalkan Barcelona karena faktor Josep Guardiola. Kini ketika Ibra telah memiliki klub anyar, pemain Swedia itu kembali menyindir Guardiola. Ibra meninggalkan Barcelona pada musim panas ini.
Pemain bertubuh jangkung itu bergabung dengan AC Milan dengan status pinjaman. Beberapa hari sebelum resmi bergabung dengan Rossoneri, Ibra memberi indikasi bahwa Guardiola merupakan alasan dia meninggalkan Camp Nou. Kini setelah striker kelahiran 3 Oktober 1981 itu mendapatkan klub baru, dia ternyata belum berhenti menghentikan 'serangan' kepada Pep.
"Tidak ada yang harus disalahkan, baik itu klub atau pemain. Masalah saya adalah dengan satu orang: sang ahli filsafat (Guardiola)," ujar Ibra seperti dikutip dari Football-Italia. "Saya melihat Thierry Henry berada di situasi serupa seperti saya.
Itu tak terlihat menyenangkan. Saya tidak memiliki waktu untuk mengamati suasana dari tempat duduk saja," tandas eks pemain Ajax Amsterdam, Juventus, dan Inter Milan itu. "Seorang pelatih kecil berlari dari problem yang menghadapinya," simpul dia.


sumber : detiksport.com

0
Borriello Bahagia di Roma

ROMA - Penyerang Marco Borriello mengaku mensyukuri kepindahannya dari AC Milan ke AS Roma, meski hanya dalam status pinjaman pada bursa transfer lalu karena hanya dengan begitu ia menjamin kelangsungan kariernya sendiri.
Borriello dipinjamkan untuk masa satu musim, dengan opsi pembelian permanen di akhir masa pinjam. Transfer ini merupakan konsekuensi keputusan Milan mendatangkan Zlatan Ibrahimovic dan Robinho. Sementara bagi Boriello pindah berarti memperbesar peluang tampil reguler, transfer Boriello berarti penghematan pengeluaran.
Menurut pemberitaan di Italia, Milan awalnya menegosiasikan transfer peminjaman Boriello dengan Juventus. Bahwa akhirnya Roma menjadi pilihan, itu karena hanya Roma yang menjanjikan pembelian permanen di akhir masa pinjam. Borreillo sendiri mengakui, bahwa keputusannya berlabuh ke Roma, tak lain karena alasan tersebut.
Menurutnya, ia sudah bosan dengan predikat pemain pinjaman yang terus disandangnya selama menjadi pemain Milan. Tercatat, selama menjadi milik Milan, Borriello sempat dipinjam Empoli, Reggina, Sampdoria, Trevisio dan juga Genoa. "Roma berbicara kepadaku mengenai strategi dan rencana mereka pada musim depan. Presiden Roma, Rosella Sensi, berbicara kepadaku dari hatinya, dan Roma membuatku merasa lebih dari sekedar angka," tutur Borriello.
"Aku punya darah Roma dalam darahku, dan aku ingin membuat para fans Roma bahagia. Akhirnya aku menemukan apa yang menjadi impian dalam hidupku. Kini aku bahagia, karena Roma percaya padaku, dan aku akan membayar semua kepercayaan mereka tersebut. Harus aku akui, aku memilih Roma karena mereka menawarkan kepindahan secara permanen," pungkasnya.


sumber : kompas.com
September 01, 2010

0
Milan yang Penuh Bintang dan Siap Meraja

MILAN - Hanya dalam tempo empat hari, AC Milan sukses memboyong Zlatan Ibrahimovic dan Robinho ke San Siro. Menjadi skuad penuh bintang, Rossoneri siap kembali meraja di Seri A.
Hingga pekan lalu Milan terlihat masih belum mengubah kebiasaannya untuk menyimpan pemain senior dan sangat selektif membelanjakan pemain, kalau tak mau dikatakan pelit. Saat itu daftar pemain yang baru diboyong Milan di antaranya cuma berisi Sokratis Papastathopoulos, Marco Amelia, Elia Legati dan Mario Yepes.
Tak heran kalau Milanisti sempat mengajukan protes dan demonstrasi saat Andrea Pirlo cs melakukan latihan pra musim. Kondisi yang kini sudah berubah jauh terkait aktivitas luar biasa klub tersebut di hari-hari terakhir bursa transfer musim panas.
Lihatlah dua pemain yang didatangkan Milan dalam empat hari terakhir ini. Zlatan Ibrahimovic dan Robinho jelas membuat fans Milan girang plus optimistis terkait persaingan merebut Scudetto musim 2010/2011. “Sekarang Milan punya skuad untuk berada di posisi terdepan," ungkap wakil presiden Adriano Galliani sambil tersenyum.
"Kami semua gembira dan sekali lagi terimakasih pada Presiden Silvio Berlusconi, yang sudah membuat perubahan ekonomi untuk memastikan terjadinya transfer ini." Kedatangan dua pemain tersebut bahkan menumbuhkan keyakinan Galliani kalau Diavolo Rosso akan punya daya saing lagi di kompetisi Eropa.
"Ibrahimovic dan Robinho sudah datang, itu sungguh luar biasa. Kami kini sungguh sungguh skuad yang siap, sekelompok pemain yang tak akan saya mau tukar dengan tim lain yang ada di Eropa. Saya pikir kami telah mulai membangun sebuah tim, kami benar-benar dalam kondisi yang hebat," lanjut pria berkepala plontos itu seperti dikutip dari Football Italia.
Layak ditunggu apakah Milan akan bisa memanfaatkan banyak pemain bintangnya itu untuk bisa berprestasi di Italia dan Eropa. Apalagi perjuangan Milan diprediksi akan sangat tidak mudah. Masalah pertama Milan berada pada pelatih Massimilliano Allegri. Pria 43 tahun itu sama sekali belum pernah membesut klub besar dan pemain-pemain berstatus bintang, ada banyak ego pemain yang harus dia hadapi jika nantinya merotasi strikernya.
Kompetisi Liga Champions juga akan menjadi dunia yang benar-benar baru buat mantan pembesut Cagliari itu. Kendala kedua yang mungkin menghadang adalah terlalu besarnya campur tangan Berlusconi.
Sang Big Boss sudah berulang kali mencampuri urusan strategi dan pemilihan pemain yang seharusnya jadi hak preogratif pelatih. Kondisi tersebut berpotensi merusak keharmonisan tim.


sumber : kompas.com

0
Moratti: Serangan Rossoneri Menakutkan

MILAN - Presiden Inter Milan Massimo Moratti tak segan melayangkan pujian pada ‘saudara tua’, AC Milan. Menurutnya, seiring kedatangan Zlatan Ibrahimovic dari Barcelona, serangan Rossoneri akan menjadi momok menakutkan bagi rival-rivalnya.
Memang, Ibra belum melakoni debutnya bersama Milan, yang pada laga pembuka tampil trengginas membungkam Lecce 4-0 di San Siro, Senin (30/8/2010) dini hari.Namun Moratti sudah berani mengklaim, striker yang pernah berseragam Nerazzurri, sepanjang 2006-2009, akan mempertajam daya serang Rossoneri.“
Ya, mulai saat ini, serangan Milan akan menakutkan,” cetus Moratti pada Sky Sport Italia, Rabu (1/9/2010).Kendati memuji rival abadinya, Moratti enggan melupakan timnya yang sudah mengamankan gelar Scudetto selama lima musim terakhir.
Presiden yang juga pemilik klub ini melihat, kehadiran Ibra di San Siro memberi kesan persaingan meraih gelar juara lebih hidup.“Akhirnya, kami akan merasakan persaingan yang benar-benar nyata,” tandas pria kelahiran 16 Mei, 65 tahun silam.


sumber : kompas.com

1
Ibra Dapat 'Nomor Sial' 11, Robinho 70

MILAN - Zlatan Ibrahimovic musim depan punya tugas lain yaitu mengusir kutukan kostum bernomor punggung 11. Sementara Robinho memakai nomor punggung 70. Seperti dilansir dari situs resmi AC Milan, kedua pemain yang didatangkan di penghujung bursa transfer musim ini akan memakai nomor itu.
Untuk no 70 sendiri Robinho untuk pertama kalinya akan memakai dalam karir sepakbola setelah akrab dengan no.7 atau 10. Sementara bagi Ibra, beban berat akan dipikulnya saat memakai nomor punggung 11 sebab beberapa pendahulunya mengalami nasib kurang baik. Sebut saja Rivaldo, Alberto Gilardino dan Klaas Jan Huntelaar yang karirnya tak berkembang selama di San Siro.
Bergabung dari Barcelona usai membawa Brasil juara Piala Dunia 2002, Rivaldo malah lebih sering duduk di bangku cadangan pada musim pertamanya. Di musim keduanya ia malah dipinjamkan ke Cruzeiro sebelum pemain terbaik dunia 1999 itu berlabuh di Liga Yunani bersama Olympiakos. Selanjutnya ada nama Gilardino.
Meski tampil lumayan di dua musim pertamanya bersama Milan setelah bergabung di tahun 2005, Gilardino gagal menunjukkan kemampuan terbaiknya seperti saat membela Parma. Alhasil di musim ketiganya ia hanya mencetak sembilan gol dan dijual ke Fiorentina di tahun 2008. Total ia mengumpulkan 44 gol dari 132 penampilan di seluruh kompetisi.
Yang terakhir tentunya adalah Huntelaar bernasib sama dengan dua pemain di atas. Didatangkan dari Real Madrid musim panas lalu, Huntelaar yang berambisi meraih tempat utama malah tak bisa unjuk gigi hingga akhirnya dijual ke Schalke 04 di bursa transfer kali ini. Tampil hanya 30 kali dan lebih banyak dari bangku cadangan, pesepakbola Belanda itu mengoleksi tujuh gol saja.
Sebagai tambahan Marco Boriello yang kini tengah dipinjam AS Roma pun sempat memakai no.11 saat pindah ke Milan musim 2008/2009 dan langsung absen nyari sepanjang semusim karena cedera lutut parah. Semusim berikutnya ia mengganti ke no.22 dan tampil lumayan dengan mencetak 15 gol dari 29 penampilannya.
Kini dengan latar belakangnya yang hebat di sepakbola Italia, 80 gol dari 157 kali penampilannya, Ibra pun diharapkan bisa mengusir kutukan pada jersey bernomor punggung 11 sekaligus membawa Rossonerri berjaya musim ini. Bisa, Ibra?


sumber : detiksport.com

0
Ibra-Robinho Kado Berlusconi untuk Milanisti

MILAN - Wakil Presiden AC Milan, Adriano Galliani, tengah menikmati kebahagiaannya pasca-kedatangan dua pemain bintang, Zlatan Ibrahimovic dan Robinho ke San Siro.
Galliani menyebut, kehadiran dua striker kelas dunia itu sebagai hadiah dari presiden klub, Silvio Berlusconi untuk semua pendukung "Rossoneri". "Dua transaksi ini merupakan hadiah luar biasa untuk para suporter dari Silvio Berlusconi. Selama beberapa tahun, saya tak pernah melihat betapa sayangnya Berlusconi pada Milan. Saat kami mendatangkan Ibra di hari Minggu, ia langsung berkata pada saya untuk membeli Robinho juga," ungkap Galliani pada Sky Sports Italia.
Kedatangan Ibra dan Robinho ke Milan dalam waktu sepekan ini, telah membuat optimisme Galliani membumbung tinggi. Ia yakin, dengan hadirnya Ibra-Robinho plus Ronaldinho-Pato, menyebabkan "Il Diavolo Rosso" tak punya tandingan, baik di Serie-A maupun di level Eropa. Ibra dan Robinho resmi bergabung di Milan dengan cerita kesepakatan berbeda.
Jika Ibra didatangkan dari Barcelona ke Milan dengan status pinjam selama satu musim penuh plus opsi pembelian permanen di akhir masa pinjam, maka Robinho bisa dibilang lebih beruntung. Pemain Brasil itu sudah diikat secara tetap oleh Milan selama empat musim ke depan. Robinho dibeli Milan dari Manchester City dengan nilai kontrak sebesar 15 juta euro atau sekitar Rp 209 miliar.


sumber : kompas.com

0
Janji Robinho untuk Milanisti

MILAN - Bukan hanya AC Milan yang senang dengan kedatangan Robinho ke Rossonerri, pemain timnas Brasil itu juga merasakan hal yang serupa. Robinho berjanji akan membuat Milanisti merasa puas dengan performanya.
Hari ini, Robinho terbang menuju Milan dan langsung menjalani serangkaian pemeriksaan medis. Tak lama berselang, melalui situsnya, pihak Il Diavolo mengumumkan baru mempunyai pemain baru untuk mengisi lini serangnya selama empat tahun. Robinho yang direkrut dari Manchester City merasa bangga bergabung bersama ke San Siro. Maka dia berjanji akan memberikan penampilan terbaik untuk membawa kesuksesan dan tentunya akan membuat penggemar puas.
“Milan mempunyai pemain yang handal, tim yang hebat yang mempunyai sejarah kemenangan. Saya berharap bersama rekan baru, saya akan mampu membawa kesuksesan klub,” ungkap Robinho. “Saya selalu mendengar hal yang bagus mengenai Milan dari Kaka dan saya yakin bahwa pemain Milan lainnya akan membantu saya berintegrasi dengan tim,” jelasnya.
“Saya berharap bisa memuaskan semua penggemar Milan. Saya akan berlatih keras untuk membuat hal itu terjadi. Saya ingin membuat mereka semua senang,” tambahnya dikutip Goal, Rabu (1/9/2010).


sumber : okezone.com

0
Robinho Resmi Rossoneri

MILAN – Robinho akhirnya resmi menjadi pemain AC Milan. Pengumuman dilakukan melalui situs resmi klub pada Selasa (31/8/2010). Robinho didatangkan Milan dari Manchester City secara permanen. Dia juga menandatangani kontra berdurasi empat tahun.
“Milan mengkomunikasikan kedatangan Robinho dari City. Pemain asal Brasil ini telah menandatangani kontrak empat tahun,” tulis pihak klub seperti dikutip Football Italia. Penyerang 26 tahun baru tiba di Milan hari ini dan langsung melakukan tes medis.
Hingga kini belum diketahui besaran dana yang harus dibayarkan Rossoneri kepada The Citizens, namun diyakini itu tidak kurang dari 15 juta euro. Kepindahan Robinho melengkapi barisan depan Milan yang kini sudah dihuni oleh dua pemain Brasil lain yakni Ronaldinho dan Alexandre Pato.
Selain itu juga sudah ada Zlatan Ibrahimovic yang baru baberapa hari lalu didatangkan dari Barcelona dengan harga 24 juta euro.


sumber : okezone.com

0
Borriello Dipinjam Roma, Kaladze ke Genoa

MILAN – Usai memastikan kedatangan Robinho dari Manchester City, AC Milan langsung melepas dua pemainnya sekaligus. Mereka adalah Marco Borriello dan Kakha Kaladze. Borriello secara mengejutkan hijrah ke AS Roma. Sementara Kaladze bergabung dengan Genoa.
Seperti diberitakan Sky Sport, Rabu (1/9/2010) penyerang 28 tahun yang sebelumnya menolak ditarik Juventus dengan status pinjaman kini malah menerima pinangan serupa dari Roma.
Giallorossi dalam hal ini harus mengeluarkan biaya 2 juta euro dan jika tertarik mempermanenkan Borriello pada akhir musim, mereka tinggal menambahkan 13 juta euro saja. Sementara Kaladze yang awalnya akan ditukar dengan Fabio Grosso malah tiba di Genoa.
Dia sudah melakukan tes kesehatan dan segera menandatangani kontrak. Mantan punggawa Dynamo Kiev direkrut secara permanen dengan kontrak berdurasi dua tahun. Sayangnya hingga berita ini diturunkan kedua pihak menolak memeberikan informasi seputar harga.


sumber : okezone.com
 
Blog Milanisti | AC Milan News Update | © 2011 by RedBlack | Supported by AC Milan Wallpaper