June 02, 2009

0
Data Dan Fakta Leonardo

MILAN - Leonardo Araujo ditunjuk sebagai pelatih baru AC Milan pasca mundurnya Carlo Ancelotti. Inilah data dan fakta seputar pria Brasil kelahiran 39 tahun lalu tersebut.
Leonardo lahir dengan nama lengkap Leonardo Nascimento de Araujo di Niteroi, Brasil, pada 5 September 1969.

Karir pemain:
-Memulai karirnya di Flamengo pada tahun 1987 dan kemudian membela Sao Paulo mulai tahun 1990. Posisinya adalah gelandang serang yang juga kerap jadi penyerang.

-Tahun 1990, melakoni debut di tim nasional Brasil. Bermain sebagai bek kiri, Leonardo masuk skuad Brasil di Piala Dunia 1994. Di sana, Leonardo dihukum skorsing akibat menyikut pemain Amerika, Tab Ramos, sehingga absen hingga final.

-Secara mengejutkan, Leonardo hijrah ke Jepang membela Kashima Antlers pada periode 1994-1996 sebelum kembali ke Eropa dengan berseragam Paris St Germain hingga 1997.

-Hijrah ke Milan pada tahun 1997 dan memenangi scudetto musim 1998-1999. Di San Siro, Leonardo bertahan selama empat tahun.

-Bermain di seluruh laga Brasil di Piala Dunia 1998. Tim Samba menjadi runner-up karena kalah dari Prancis di partai final. Total caps-nya bersama Samba adalah 60 dengan sumbangan 18 gol.

-Tahun 2001, pindah ke Sao Paulo selama setahun dan lalu ditampung Flamengo sepanjang tahun 2002. Tahun 2002-2003, kembali ke Milan sebelum pensiun dari sepakbola.

Karir pasca pensiun:
-Bekerja untuk BBC di Piala Dunia 2006. Leonardo dianggap sebagai sosok yang cerdas dan ia menguasai lima bahasa, termasuk bahasa Jepang.

-Leonardo juga bekerja untuk Milan dengan peran sebagai pemandu bakat dan agen pencari pemain bagi Rossoneri. Ia berperan besar menghadirkan Kaka tahun 2007 dan sukses meyakinkan Alexandre Pato untuk bergabung dengan Diavolo Rosso.

-Tahun 2008, ditunjuk sebagai Direktur Teknik Milan. 31 Mei 2009, ia ditunjuk sebagai pelatih tim utama.

0
Galliani: Milan Tangisi Ancelotti

MILAN - Ternyata, skuad AC Milan begitu emosional saat berpisah dengan pelatih Carlo Ancelotti. Menurut wakil presiden Milan, Adriano Galliani, banyak pemain menangis di ruang ganti, usai pertandingan terakhir Serie-A melawan Fiorentina.
Galliani sendiri mengaku sangat sedih pada hari terakhir Ancelotti itu. Kemenangan 2-0 tak dapat menghapuskan kedukaan. Apalagi, saat itu, Milan juga ditinggal kapten Paolo Maldini yang sudah memutuskan pensiun. "Saya masih sedikit terkejut setelah kemarin dengan emosional menyaksikan pertandingan dan kemudian berkumpul di kamar ganti.
Saya bicara dulu, dan mengucapkan terima kasih kepada Ancelotti dan Paolo (Maldini). Mengingat delapan musim dia melatih Milan, banyak pemain menangis," ungkap Galliani. "Di antara semua yang saya ingat, (Gennaro) Gattuso yang paling akrab dengan saya, dan ia meneteskan air mata.
Saya hanya menyebut Gattuso karena ia yang terdekat dengan saya. Tetapi, yang lain juga menitikkan air mata," lanjutnya. Di mata Galliani, Ancelotti lebih merupakan teman ketimbang pelatih. Ia mengaku, ada yang mengganjal dalam dirinya ketika menyaksikan Ancelotti memegang kostum Chelsea saat diumumkan menjadi pelatih "The Blues".
"Relasi saya dengannya lebih sebagai teman ketimbang sebagai manajer. Melihatnya di situs Chelsea memegang kaus Chelsea meninggalkan bekas di diri saya," lanjutnya. Meski begitu, Galliani menegaskan, bahwa relasi Milan dengan Ancelotti tetap baik.
Presiden Milan, Silvio Berlusconi bahkan mengucapkan selamat jalan dan sukses kepada Ancelotti di kantor barunya, Stamford Bridge.
June 01, 2009

0
Era Baru Milan Bersama Leonardo

MILAN - Carlo Ancelotti angkat kaki, Paolo Maldini gantung sepatu dan Leonardo jadi bos baru. Perubahan sedang terjadi di AC Milan, yang diharapkan membawa era baru buat Rossoneri. Delapan tahun membesut Milan, Ancelotti tak bisa dibilang gagal sebagai pelatih karena dalam kurun tersebut dia mampu memberikan delapan titel juara.
Don Carletto bahkan termasuk dalam kelompok kecil orang yang mampu menjuarai Liga Champions hingga dua kali dan membawa pulang satu titel Kejuaraan Dunia Antarklub. Tapi Don Carletto juga tak lepas dari kontroversi, terutama di tahun-tahun terakhirnya bersama Diavolo Rosso.
Sudah sejak musim lalu tuntutan dirinya mundur sudah terdengar, pelatih 49 tahun itu dianggap bertanggung jawab terhadap kegagalan Paolo Maldini cs lolos ke Liga Champions musim lalu setelah cuma duduk di posisi lima klasemen akhir. Hal lain yang membuat Ancelotti kerap jadi sorotan adalah soal kebijakannya terkait regenerasi pemain di Milan.
Soal pembelian pemain, dia mungkin harus menuruti kebijakan petinggi Milan yang lebih suka berhemat dengan membeli pemain yang usianya beranjak senja. Tapi di atas lapangan kebijakan yang sama justru kerap dia pakai juga.
Yoann Gourcuff yang beberapa hari lalu resmi dibeli Bordeaux adalah contoh betapa Carletto terlanjur "asyik" dengan pemain seniornya tanpa memberi peluang yang layak buat young guns untuk unjuk kebolehan. Jadilah starting XI Milan lebih sering diisi nama-nama seperti Maldini, Zambrotta hingga Filippo Inzaghi.
Milan seperti tak belajar dari pengalaman saat mereka menemukan Kaka dan memberi banyak kesempatan pada Pato untuk bermain. Leonardo punya banyak pe er untuk bisa membawa Milan bersaing dengan Inter Milan dan meneruskan catatan gemilang mereka di Eropa.
Sesuatu yang bisa jadi akan sulit lantaran dia sama sekali belum punya jejak rekam sebagai pelatih. Leonardo memang bukan nama asing di Milan karena dia sempat memperkuat klub tersebut dalam kurun 1997-2001.
Sempat pulang ke Brasil, pesepakbola bernama lengkap Leonardo Nascimento de Araújo itu kembali ke Milan tahun 2003 sebelum memutuskan pensiun. Sejak saat itu dia menjadi bagian dari manajemen Milan. Awalnya dia mengurusi hubungan klub dengan media, membantu beragam kegiatan amal yang digelar sampai kemudian ditunjuk sebagai staff teknis Milan tahun kemarin.
Meski sempat dijadikan kandidat sebagai pelatih oleh beberapa media, penjukkan Leonardo mungkin akan tetap mengundang tanda tanya karena pria Brasil berusia 39 tahun itu belum punya pengalaman melatih. Mungkin Milan terinspirasi oleh Barcelona yang meraih sukses luar biasa bersama Barcelona dengan merebut treble winners.
Kalau memang seperti itu, Leonardo punya banyak hal yang harus dia lakukan karena Milan tentu tak sama dengan Barcelona yang punya pemain hebat di semua posisi. Pekerjaan pertama Leonardo mungkin adalah membersihkan Rossoneri dari pemain-pemain gaek, kondisi yang dalam beberapa musim jadi penghambat Milan menjaga konsistensi pergorma mereka di Italia dan Eropa. Maldini sudah pergi, juga Carlo Ancelotti. Bersama Leonardo, Milan harusnya bisa memulai sesuatu yang benar-benar baru.

0
'Beruntunglah yang Dapat Ancelotti'

MILAN - Carlo Ancelotti telah mengakhiri periodenya di AC Milan. Di mana pun dia berlabuh nantinya, David Beckham yakin Ancelotti akan membawa keberuntungan buat klub itu. Di pekan terakhir Seri A, Milan meraih kemenangan 2-0 atas Fiorentina.
asil itu membawa Rossoneri mengakhiri musim di posisi tiga dan lolos langsung ke Liga Champions. Capaian tersebut rupanya menjadi persembahan terakhir Ancelotti buat Milan, karena setelahnya pelatih tersebut resmi undur diri dari klub yang sudah dia tangani sejak tahun 2001 silam. Selama masa kepelatihannya, Ancelotti sudah memberikan sejumlah titel untuk Milan.
Di antaranya adalah satu Scudetto, dua gelar Liga Champions dan satu Piala Dunia Antar Klub. Dengan rekam jejak seperti itu, Beckham yang merasakan sentuhan tangan Ancelotti usai dipinjam dari LA Galaxy yakin benar Ancelotti akan sukses di klub selanjutnya. "Dengan Carlo Ancelotti meninggalkan AC Milan, sebuah era sudah berakhir, akhir dari tahun-tahun yang luar biasa.
Ke mana pun dia pergi, klub yang ditanganinya akan jadi klub beruntung karena memilikinya sebagai pelatih," puji Beckham di The Sun. Ancelotti kini santer dikabarkan bakal hijrah ke Stamford Bridge untuk menangani Chelsea. Klub London itukah yang beruntung mendapatkan Ancelotti?

0
Beckham Pamitan dan Berharap Kembali

MILAN - Gelandang David Beckham akan kembali ke Los Angeles Galaxy melanjutkan sisa musim Liga Amerika Serikat (MLS). Namun, setelah itu, ia berharap bisa segera mempermanenkan statusnya di Milan. Beckham datang ke Milan pada Januari silam dengan status pinjaman.
Selama di sana, Beckham cepat beradaptasi dan berkontribusi bagi tim. Ia pun rela merogoh koceknya sendiri agar bisa berada di San Siro hingga akhir musim. Bagi Beckham sendiri, bermain untuk Milan membuat fisik dan performanya terjaga. Hal ini penting untuk membuka peluang baginya agar bisa membela Inggris di Piala Dunia 2010. Sekarang musim telah berakhir.
Ia harus kembali ke LA Galaxy untuk mendukung tim tersebut dalam lanjutan kompetisi MLS. "Terima kasih kepada setiap orang. Mereka semua fantastis kepadaku, membuatku merasa seperti bagian tim dari menit pertama dan aku mengharapkan yang terbaik untuk semua," ujar Beckham ketika berpamitan usai laga lawan Fiorentina, Minggu (31/5).
"Sekarang, aku kembali ke Los Angeles untuk bagian akhir musim (MLS). Kemudian, kita akan lihat apa yang terjadi. Tetapi, aku berharap segera kembali," tambahnya. Beckham masih bisa kembali ke Milan setelah kontraknya dengan Galaxy berakhir pada November mendatang. Dengan begitu, seharusnya, ia bisa bergabung dengan Milan tanpa hambatan. Bila berjalan sesuai rencana, paling cepat, Beckham bisa kembali ke Milan pada Januari 2010, pada jendela transfer kedua.

0
Zambrotta: Terima Kasih Ancelotti

MILAN - Target manajemen agar AC Milan meraih tiket Liga Champions musim depan bisa diwujudkan. Salah satu kebijakan yang diambil Milan adalah mempertahankan pelatih Carlo Ancelotti. Sayang dia lebih memilih meninggalkan San Siro.
Secara prestasi, Ancelotti pernah membawa Milan berjaya di pentas Eropa dan dunia. Masa-masa indah itu masih melekat di benak para pemain yang selama ini menjadi andalan Ancelotti. Bek sayap Milan Gianluca Zambrotta bahkan hanya mampu mengucapkan kata-kata pujian untuk Ancelotti.
Keberhasilan Ancelotti membawa Milan di urutan ketiga sekaligus memastikan tiket otomatis berlaga di Liga Champions. "Kami senang telah mencapai tempat ketiga dan karena itu langsung ke putaran final Liga Champions musim depan," kata Zambrotta seperti dilansir Channel-4, Senin (1/6/2009).
"Kami sangat puas telah mencapai target ini dan kemudian menghadapi situasi mengharukan ketika bek emas Milan Paolo Maldini Ancelotti memberikan salam terakhir," kilahnya. "Saya sampaikan terima kasih untuk Ancelotti yang mengalami masa indah di Juventus dan musim ini di Milan. Dia adalah orang luar biasa, memenangkan segalanya dan saya ingin dia mengalami masa gemilang di semua kariernya," tegas Zambrotta.

0
Terima Kasih Kaka untuk Carletto

FLORENCE - Gelandang AC Milan, Ricardo Kaka, berterima kasih atas jasa Carlo Ancelotti yang melatihnya selama di San Siro. Kaka merasa telah mendapat banyak pelajaran dari pelatih yang baru saja mundur dari "I Rossoneri" itu.
Kaka ingat betul bagaimana Ancelotti mengubahnya menjadi pemain besar sejak ia bergabung ke San Siro pada 2003. Musim itu adalah musim penuh pertama bagi Ancelotti di Milan karena sebelumnya baru melatih setengah musim usai menggantikan Fatih Terim pada November 2002. Selama enam tahun bersama "Il Diavolo", Kaka merasakan sentuhan magis dari Ancelotti hingga ia merasakan puncak karier sebagai Pemain Terbaik Dunia 2007.
Karena itu, begitu Ancelotti menyatakan mundur usai duel terakhir Serie A lawan Fiorentina, Minggu (31/5), Kaka tak dapat menahan emosinya terhadap sang allenatore. “Ini hari penuh emosi, menjadi laga terakhir bagi Paolo Maldini dan Ancelotti di Milan," kata pemain asal Brasil. “Kami senang dengan penampilan terakhir ini, setelah meraih sasaran penting lolos langsung ke kualifikasi Liga Champions."
"Carlo Ancelotti adalah orang yang kurasa memiliki hubungan baik selama enam tahun aku bersama Milan. Aku sangat berterima kasih kepadanya atas apa yang ia ajarkan kepadaku selama bertahun-tahun," sambung pemain 27 tahun itu. “Dia memberiku kesempatan menjadi pemain kelas dunia dan aku memenangkan banyak hal karena bantuannya. Kuharap yang terbaik untuknya dalam hal apa pun."
Kaka kini berharap agar Leonardo Araujo, yang baru ditunjuk sebagai pengganti Ancelotti, akan membawa sukses baru bersama "I Rossoneri". "Besok ada perkenalan resmi pelatih baru. Kedatangannya akan membawa kesuksesan bagi Milan di masa depan," harap Kaka.
Meski Leonardo telah menjadi pelatih anyar, masa depan Kaka di Milan justru dalam tanda tanya. Sampai saat ini Kaka masih menjadi sasaran utama perburuan Real Madrid pada bursa transfer musim panas.

0
Leonardo Resmi Gantikan Ancelotti

MILAN - AC Milan resmi menunjuk Leonardo Araujo sebagai pelatih baru klub tersebut setelah Carlo Ancelotti mundur dari jabatan pelatih. “Benar, Leonardo akan menjadi pelatih Milan musim depan.
Dia akan diperkenalkan kepada pers Senin (1/6) siang,” ungkap Wakil Presiden Milan, Adriano Galliani kepada Raidue Stadio Sprint. Penunjukkan Leonardo ini hanya beberapa saat setelah Ancelotti mengumumkan mundur dari San Siro usai duel terakhir Serie A lawan Fiorentina, Minggu (31/5).
Meski demikian, Galliani menegaskan hubungan dengan Carletto tidak berakhir sampai di sini. "Semua belum berakhir dengan Ancelotti," tambahnya. "Masih ada hubungan pertemanan, kemesraan dan delapan tahun kebersamaan penuh sukses. Saya berteman baik dengan Carlo dan saya harus akui ada isak tangis di ruang ganti malam ini."
Leonardo yang mantan gelandang serang Milan selama ini dikenal sebagai pemandu bakat dan salah satu direktur "I Rossoneri". Namun, pria asal Brasil itu belum pernah berpengalaman menjadi allenatore.

0
Madrid Capai Kesepakatan Dengan Kaka & Xabi Alonso

MILAN - Pertandingan antara AC Milan melawan Fiorentina, Minggu (31/5) malam, bisa jadi kali terakhir bagi Kaka (foto) mengenakan seragam Rossoneri.
Pemain Brasil itu dikabarkan sudah mencapai kesepakatan dengan Real Madrid. Menurut As, Madrid akan mendatangkan Kaka dengan transfer senilai €60 juta. Kesepakatan tercapai pada 16 Mei, tapi wakil presiden Milan, Adriano Galliani, memintanya belum diumumkan ke publik hingga saat ini, sehingga Kaka masih dapat berkonsentrasi untuk Rossoneri hingga akhir musim.
Milan belum memastikan satu tiket langsung ke Liga Champions. Di Madrid, Kaka akan mendapatkan kontrak lima tahun dengan gaji berkisar €9.120.000 per musim. Sebagai tambahan, 50 persen hak cipta dirinya akan dimiliki Madrid.
Selain Kaka, Madrid juga dikabarkan mencapai kesepakatan serupa dengan Liverpool terkait transfer Xabi Alonso. Menurut Sport, tinggal tanda tangan Alonso yang dibutuhkan untuk mewujudkan transfer tersebut. Biaya transfer berkisar pada angka €25 juta, namun kemungkinan berubah tergantung hasil negosiasi Liverpool dengan Gabriel Heinze, sebagai bagian dari transfer.
Seperti halnya Kaka, Alonso akan dikontrak lima tahun dan diperkenalkan pekan depan. Liverpool berupaya menyertakan Alvaro Negredo dalam kesepakatan, tapi pilihan itu sulit ditempuh karena Madrid harus mengucurkan €15 juta untuk memenuhi klausul pembelian sang striker dari Almeria.
Kandidat kuat presiden Madrid, Florentino Perez, siap mengucurkan €300 juta untuk belanja pemain pada bursa transfer musim panas. Kedatangan Kaka dan Xabi Alonso mengawali rombongan pemain baru lain ke Santiago Bernabeu.

0
Penghargaan MALDINI Selama Karir Menjadi Pesepakbola



Bersama Milan
* Juara Serie-A: 1987-88, 1991-92, 1992-93, 1993-94, 1995-96, 1998-99, 2003-04
* Runner-up: 1989-90, 1990-91
* Coppa Italia: 2002-03
* Runner-up: 1984-85, 1989-90, 1997-98
* Piala Super Italia: 1988, 1992, 1993, 1994, 2004
* Runner-up: 1996, 1999, 2003
* Liga Champions: 1988-89, 1989-90, 1993-94, 2002-03, 2006-07, * Runner-up: 1992-93, 1994-95, 2004-05
* Piala Super Eropa: 1989, 1990, 1994, 2003, 2007 Runner-up 1993
* Intercontinental Cup: 1989, 1990, * Runner-up 1993, 1994, 2003
* FIFA Club World Cup: 2007
* Dubai Challenge Cup: 2009

Bersama Timnas Italia
* FIFA World Cup 1990: Urutan ketiga
* FIFA World Cup 1994: Runner-up
* UEFA Euro 1988: Urutan ketiga
* UEFA Euro 2000: Runner-up

Penghargaan Individu
* Under-21 European Footballer of the Year: 1989
* FIFA World Cup Team of the Tournament: 1994
* UEFA European Championship Team of the Tournament: 1996, 2000
* UEFA Champions League Final Man of the Match: 2003
* Serie A Defender of the Year: 2004
* FIFA 100
* UEFA Team of the Year: 2003, 2005
* FIFPro World XI: 2005
* UEFA Champions League Best Defender: 2007
* Italy captain: 1994-2002
* Italy all-time caps: 126
 
Blog Milanisti | AC Milan News Update | © 2011 by RedBlack | Supported by AC Milan Wallpaper