April 02, 2009

0
Jelang Liga Italia : Kaka Kembali, Milan Berseri

MILAN - Setelah dibekap cedera sebulan terakhir, akhirnya Kaka kembali beraksi di lapangan hijau. Yang pasti, comeback bintang Brasil ini membawa angin segar bagi AC Milan. Penampilan teraktual Kaka adalah saat membawa 'Tim Samba' menang 3-0 atas Peru dalam lanjutan Pra Piala Dunia 2010 zona Amerika Selatan.
Pada laga itu, Kaka bermain penuh selama 90 menit dan tampil baik merepotkan pertahanan lawan. "Karena dua hal aku puas. Pertama karena kemenangan dan tiga poin. Kedua karena cederaku. Aku sudah mampu bermain penuh sepanjang laga," ujar Kaka kepada Rede Globo dikutip Yahoosports. Sudah sejak bulan lalu Kaka diganggu dengan cedera pada kaki kirinya. Akibat cedera tersebut, mantan pemain terbaik dunia itu juga tak bisa tampil maksimal bersama Rossoneri .
Memang Paolo Maldini dkk sampai saat ini masih kokoh berada di peringkat ke-3 dengan 55 poin, namun seringnya Kaka absen secara tak langsung membuat performa Milan menjadi naik turun. Tentunya ini membuat pusing kepala Carlo Ancelotti, karena posisi timnya saat ini belum aman karena Genoa yang ada di peringkat empat masih mengancam dengan hanya berbeda empat poin saja. Pun Fiorentina yang siap sedia untuk membidik tempat Milan di zona Champions bila sedikit saja lengah.
Bukti sahih saat Kaka menghilang adalah tersingkirnya juara 17 kali liga Italia itu dari tangan Werder Bremen di Piala UEFA medio Februari lalu. Namun dengan Kaka yang telah fit 100%, dipastikan permainan Il Diavolo Rosso akan kembali berwarna. Dengan raihan 11 gol dan empat assistnya dari 22 laga di Seri A, Kaka menjadi motor tim bersama Alexandre Pato (14 gol & 5 assist) di lini depan Milan.
Ujian awal Kaka pasca sembuh dari cedera adalah saat 'Merah Hitam' kedatangan Lecce di San Siro, Minggu (5/4/2009). Lecce memang penghuni zona degradasi, namun Milan tetap tidak boleh mengendurkan kewaspadaannya. Dan bersama Kaka, seharusnya kemenangan jadi hasil akhirnya.

0
Nomor Punggung 3 Dipensiunkan, Maldini Bangga

MILAN - Setelah Franco Baresi, Paolo Maldini juga mendapat kehormatan dari Milan yang akan mempensiunkan nomor punggungnya, momen yang membuatnya bangga. Seperti diketahui, Milan telah mempensiunkan nomor punggung #6 yang dulu dikenakan Franco Baresi.
Hal ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada pemain yang menghabiskan seluruh karirnya bersama Rossoneri itu. Dan kemungkinan besar ada satu nomor lagi yang akan dipensiunkan Milan. Nomor tersebut adalah nomor punggung #3 yang saat ini dikenakan Paolo Maldini. Kemungkinan tersebut diungkapkan Maldini usai melakukan pertemuan dengan wakil presiden Adriano Galliani.
Namun ada peluang juga nomor tersbeut akan diwariskan ke generasi Maldini berikutnya yang membela Milan. "Dia memberi tahu saya nantinya kostum dengan nomor punggung saya akan dipensiunkan dan tidak ada lagi satu pun pemain yang mengenakan nomor #3 lagi di Milan, sampai mungkin salah satu dari dua anak saya memiliki kesempatan yang keinginan mengenakannya," ungkap Paolo Maldini seperti dilansir TribalFootball.
"Akan menjadi hal yang menyenangkan, dan akan menjadi sebuah catatan kecil sejarah yang menarik." Ketika ditanya siapa di antara dua putranya, Daniel dan Christian, yang akan mengenakan nomor punggungnya kelak, Paolo Maldini menjawab dengan diplomatis akan menyerahkan semua keputusan kepada putranya.
"Saya sendiri tak tahu keinginan anak-anak saya di masa mendatang, mungkin saja mereka menolak mengenakan nomor tersebut, atau menginginkan nomor lain. Karena di keluarga saya semuanya berjalan demokratis, maka keputusan akan berada di tangan mereka," ungkap Maldini. Adapun Daniel dan Christian saat ini sudah tercatat sebagai anggota tim junior Milan.

0
Lagi, Mourinho Serang Ancelotti

MILAN - Jose Mourinho kembali membuktikan julukannya sebagai Si Mulut Besar. Arsitek Inter Milan itu secara terbuka melontarkan cercaan kepada pelatih AC Milan Carlo Ancelotti di sebuah acara televisi Italia. Hal itu terjadi ketika Mourinho memenuhi undangan sebagai bintang tamu dalam acara stasiun televisi Italia 1, Chiambretti Night, Rabu (1/4/2009).
Pembawa acara Piero Chiambretti sempat menyebut jika Carletto unggul dalam jumlah trofi Liga Champions dibandingkan Mourinho. Mendengar perkataan tersebut, The Special One langsung menyahut dengan nada sinis. "Banyak pelatih yang memenangkan kompetisi itu lebih dari sekali, tapi hanya ada satu klub yang kalah di babak final meskipun sempat unggul 3-0," cetusnya sebagaimana dikutip reuters, Kamis (2/4/2009).
Mourinho tentu saja merujuk pada laga final Liga Champions 2005 silam, ketika Liverpool berhasil membenamkan Rossoneri melalui adu penalti kendati sempat tertinggal 0-3 di babak pertama. Perselisihan antara Ancelotti dan Mourinho memang sudah berlangsung lama, bahkan sebelum pelatih asal Portugal itu menduduki kursi kepelatihan Inter.
Seperti diketahui, Mourinho sempat diisukan bakal menggantikan posisi Carletto sebagai arsitek Il Diavolo. Alhasil, Ancelotti pun mengejek mantan pelatih Chelsea tersebut. "Mourinho ke Milan? Menendang bola saja dia tidak becus," demikian ketus Ancelotti saat itu.

0
Selebrasi Ganda Kaka

PORTO ALEGRE - Lengkap sudah kebahagiaan playmaker kebanggaan Brasil, Ricardo Kaka. Selain berhasil menuai hasil impresif ketika melawan Peru pada babak Kualifikasi Piala Dunia 2010, pagi ini. Kaka juga bisa tersenyum lebar karena sanggup bermain penuh sepanjang pertandingan.
Tim Samba sukses menjawab keraguan publik setelah hanya sanggup bermain imbang melawan Ekuador, akhir pekan lalu. Anak-anak asuh Carlos Dunga secara meyakinkan menggilas Peru tiga gol tanpa balas, berkat dwigol Luis Fabiano serta gol penutup dari Felipe Melo.
Kaka kembali tampil bersama Selecao setelah pulih dari cedera yang dialaminya ketika membantu AC Milan menghadapi Reggina, awal Februari lalu. Beberapa hari menjelang pertandingan, Dunga memang sudah mengkonfirmasi akan menurunkan Kaka pada laga kali ini. Kendati demikian, Pemain Terbaik Dunia 2007 itu diperkirakan tidak akan menjadi starter, karena Dunga belum yakin berapa lama Kaka bisa dimainkan.
Namun, Kaka ternyata sudah bisa diturunkan sejak menit pertama. Pemain 26 tahun itu pun mampu bertahan hingga wasit membunyikan peluit panjang di akhir pertandingan. Tak ayal, Kaka pun diliputi kebahagiaan ganda. "Saya merasa gembira karena dua alasan. Pertama, karena kemenangan ini serta tiga angka yang kami raih.
Kedua, karena saya mampu bermain sepanjang pertandingan," cetusnya seperti disitat Rede Globo, Kamis (2/4/2009). Kemenangan ini membuat Brasil naik ke peringkat kedua Zona CONMEBOL dengan perolehan 21 poin. Brasil tertinggal tiga angka dari Paraguay yang bercokol di pucuk klasemen.

0
Maldini Terprovokasi Mourinho

MILAN - Selama 20 tahun membela AC Milan, kapten Paolo Maldini tak pernah terprovokasi pernyataan siapa pun. Dia selalu tenang dalam menanggapi segala hal menyangkut Milan, atau dirinya. Namun, Jose Mourinho ternyata mengusik ketenangannya.
Kata-kata pelatih Inter Milan yang sering nylekit itu, membuatnya membalas. Mourinho memang kerap menyerang AC Milan. Terakhir, dia mengatakan bahwa Milan dijalankan oleh perdana menteri dan pemilik grup media, Mediaset, Silvio Berlusconi. Itu membuat Milan menjadi klub yang lebih berkuasa daripada Inter Milan. Menanggapi hal itu, Maldini menilai Mourinho hanya mencoba mengalihkan perhatian dari masalah di Inter Milan.
"Kami selalu menghormati seiapa pun, baik Inter, Juventus, maupun Mourinho. Kami hanya merespons ketika diserang. Menurutku, Mourinho terus menyerang kami untuk mengalihkan perhatian publik dari masalah-masalah yang ada di Inter. Terutama dari kegagalan mereka di Liga Champions," serang balik Maldini.
"Inter Milan punya skuad mumpuni yang harusnya mampu membawa mereka ke perempat final Liga Champions. Kekurangan mereka hanya di segi mentalitas." tambahnya. Inter memang hampir pasti bakal menjuarai Liga Serie-A. Namun, di Liga Champions mereka tersingkir di babak 16 besar oleh Manchester United.
April 01, 2009

0
Rp.300 Juta Untuk Tidur Dengan David Becham !

MILAN - Pesona ketampanan dan seksinya tubuh David Beckham belum hilang. Buktinya, sekumpulan wanita di Milan rela bertaruh 20,000 euro (sekitar Rp 300 juta) hanya untuk menegaskan siapa di antara mereka yang berhasil menaklukkan pemain Inggris itu di tempat tidur.
David Beckham “Ada sekitar 20 wanita yang suka mengunjungi klub-klub malam di Milan dan pub di mana para pemain Italia biasa bersantai. Mereka memutuskan piala utamanya kini adalah David Beckham,” kata sebuah sumber yang mengatakan kepada Majalah Grazia. Kharisma Beckham sohor di mata wanita Italia.
Fotonya ketika tampil dengan menggunakan celana dalam rancangan Armani tahun lalu semakin menarik kaum hawa untuk mengagumi “kemolekan” tubuhnya. Terakhir ketika tampil pada acara amal, suami Victoria itu “berhasil” memantik perhatian pengagum wanitanya yang berusaha mendekatinya.
Salah satu sosialita Italia, Gabrielle Dompe sempat melakukan tawaran kepada kostum yang dipakai Beckham pada acara tersebut. Wanita itu bahkan memeluk dada Becks ketika berhasil mendapatkan kostum. Becks sendiri terlihat santai menerima pelukan itu.

0
Galliani Bantah Tuduhan Kaka

MILAN — Wakil Presiden AC Milan, Adriano Galliani, tersinggung dengan ucapan Kaka yang menilai tim medis klub itu kurang becus. Menurutnya, pernyataan Kaka itu tak benar.
Kaka sekarang ada di Brasil memenuhi panggilan timnas. Selama seminggu di Brasil dan ditangani tim medis timnas, Kaka mengalami kemajuan besar. Bahkan, dia sudah bisa main saat Brasil lawan Peru nanti. Maka, dia sempat menilai sebenarnya tim medis Milan kurang baik.
Menanggapi hal itu, Galliani tampak marah. "Saya tak peduli jika dia mengatakan hal itu. Sebab, dia tak pernah mengatakan hal itu kepada saya," kata Galliani. "Pernyataannya tak benar sama sekali. Ini adalah minggu keenam sejak Kaka cedera. Maka, wajar jika dia memasuki masa penyembuhan.
Dalam beberapa hal, komentar Kaka sangat menyakiti tim medis kami," tambah Galliani. Dia juga mengatakan, "Sangat jelas, siapa saja di Milan harus mengusahakan kesehatan agar selalu fit. Mereka juga harus mematuhi aturan klub. Kaka memahami hal itu dan hubungan kami dengan dia baik-baik saja.

0
Galliani: Leonardo Tak Akan Latih Milan

MILAN - Wakil presiden AC Milan itu membantah spekulasi tentang kemungkinan legenda Milan itu menggantikan Carlo Ancelotti musim depan. Sejumlah media di Italia pada Selasa (31/3) menyebutkan Leonardo siap untuk menggantikan posisi Ancelotti akhir musim ini, setelah warga Brasil itu menganggap itu mungkin terjadi.
Berita itu semakin merumitkan suasana di Milanello, dan Adriano Galliani langsung beraksi untuk meredakan rumor itu agar tidak berkembang lebih jauh. "Saya ingin menegaskan secara resmi, Leonardo akan melanjutkan jabatan direktur di Milan musim depan, tapi ia tak akan menjadi pelatih," kata Galliani kepada Sky Sport Italia.
Tentang lisensi pelatih, Galliani menjelaskan, "Kursus yang dijalani Leonardo akan termasuk ujian untuk kategori kedua lisensi pelatih." Lebih jauh, mantan pelatih Inter Roberto Mancini juga dicalonkan akan mendaftarkan diri untuk berada di bangku cadangan Milan, tetapi Galliani tampak tak setuju dengan Mancini. "Mancini ke Milan? Saya pikir itu sulit karena masa lalu sepakbolanya berbeda dengan kami," sambung Galliani.

0
Ronaldinho Bahagia Di Milan

MILAN - Menurut saudara laki-laki sekaligus agennya, bintang Milan itu merasa kerasan dan belum ingin pindah. Mantan Pemain Terbaik Dunia itu baru bergabung ke San Siro dari Barcelona pada awal musim, namun itu tak dapat menghentikan spekulasi transfernya, termasuk pada Januari lalu, saat beredar kabar tertariknya Manchester City meski tak ada tawaran resmi diajukan.
Meskipun muncul berbagai spekulasi, Roberto De Assis menegaskan, Ronaldinho tak berniat untuk hengkang dari Milan karena ia mulai menikmati musim pertamanya bersama Rossoneri setelah sempat dibuat frustasi dengan cedera pada awal musim. "Dinho tenang di Milan. Cedera merusa perkembangannya di awal, tapi itu sudah lama. Kini ia hidup di era baru, dengan klub baru, dan Dinho berada dalam rencana Milan," kata Roberto kepada radio ONA. De Assis menambahkan,
"Itu tak benar ia sedang mencari kemungkinan untuk keluar dari Italia. Minat Manchester City? Ronaldinho punya kontrak hingga Juni 2011 dan penting bagi mereka untuk berbicara dengan Milan." Namun demikian, De Assis tak menutup kemungkinan kembali ke Barcelona di masa depan, saat menyatakan, "Barcelona akan selalu menjadi kota spesial bagi kami dan Ronaldinho. Itu akan menjadi kegembiraan untuk kembali ke klub tersebut karena kami punya banyak teman di tim."

0
Milan Lab Kembali Dipermasalahkan

MILAN - Fasilitas kesehatan AC Milan yang dikenal dengan Milan Lab sempat disebut-sebut sebagai yang terbaik di Eropa. Namun komentar terkini Kaka justru seperti memperburuk citra yang belakangan makin sering dipertanyakan.
Kaka beberapa hari lalu menyebut kalau proses penyembuhan cedera yang dia alami berjalan lima kali lebih cepat setelah ditangani oleh tim medis Brasil. Meski dia sama sekali tak menyinggung soal proses penyembuhan di Milan apalagi soal Milan Lab, namun tetap saja komentar tersebut kemudian menimbulkan pertanyaan besar soal kompetensi tim dokter Rossoneri.
Sebagai catatan, ini bukan kali pertama Milan Lab dapat sorotan. Dua tahun lalu fasilitas yang dikepalai oleh Jean Pierre Meersseman tersebut juga dapat sorotan tajam setelah dianggap salah memberikan pengobatan pada cedera kaki Ronaldo. Belakangan isu akan buruknya performa Milan Lab makin santer terdengar menyusul makin banyaknya anggota skuad Diavolo Rosso yang cedera dan justru lama sekali pulih. Musim lalu Dida mengalami hal tersebut, sementara musim ini gantian Gennaro Gattuso yang bernasib sial menderita cedera parah.
Itu belum termasuk Alessandro Nesta yang hingga kini belum diketahui kapan akan kembali bermain. Tudingan tersebut jelas disanggah oleh Adrianno Galliani yang menyebut komentar Kaka sama sekali tak berkaitan dengan kondisi dan kualitas staff medis Milan. "Dalam kasus apapun, komentar Kaka pastinya bukan merupakan gambaran terhadap kondisi tim medis kami. Jelas sekali kalau setiap pemain harus menjaga kondisi kebugaran mereka, selain itu pemain juga harus menaati regulasi yang ada di Milan.
Kaka mengerti soal itu dan kami punya hubungan yang sempurna dengannya," ungkap Galliani di Channel4. Milan Lab mulai beroperasi pada tahun 2002 dan disebut-sebut sebagai salah satu fasilitas kesehatan paling mutakhir di Eropa. Rossoneri memutuskan membangun fasilitas tersebut, salah satu alasannya adalah, untuk menggindari pembelian mahal yang kemudian tersia-siakan karena mengalami cedera.
Sukses Milan mempertahankan kondisi fisik banyak pemain senior dan bahkan memenangi Liga Champions pada musim 2003 dan 2007 diklaim merupakan sebagai hasil dari fasilitas tersebut.
 
Blog Milanisti | AC Milan News Update | © 2011 by RedBlack | Supported by AC Milan Wallpaper