September 17, 2008

0
Bronzetti: Ronaldinho Butuh Waktu

MILAN - Penampilan Ronaldinho Gaucho bersama AC Milan ternyata masih jauh dari harapan. Namun, Agen dan konsultasi Milan Ernesto Bronzetti menilai kalau pemain asal Brasil itu membutuhkan waktu minimal enam pekan.
Ya, Ronaldinho memang masih mengecewakan pada dua laga awal Serie A musim ini. Mantan bintang Barcelona itu belum menunjukkan sihirnya bersama I Rossoneri. Namun Bronzetti, agen yang turut berjasa membawa Ronaldinho ke San Siro menilai, mantan Pemain Terbaik Dunia versi FIFA itu masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan permainan Italia.
"Saya rasa membutuhkan waktu selama enam pekan untuk mengembalikan peforma terbaik Ronaldinho," jelas Bronzetti. "Semua orang tahu dia membutuhkan waktu, tidak ada yang baru mengenai itu," lanjut agen asal italia itu kepada Mediaset, Rabu (17/9/2008).

0
Pirlo Menambah Krisis Milan

MILAN - Masalah sepertinya belum menjauh dari AC Milan. Rossoneri harus kehilangan jendral lini tengah Andrea Pirlo, yang harus absen karena mengalami cedera otot saat menjalani sesi latihan. Hal ini dinyatakan oleh juru bicara Milan, melalui situs mantan jawara Liga Champions tersebut.
"Milan mengumumkan bahwa Andrea Pirlo mengalami cedera pada kaki kanannya pada pagi ini," demikian pernyataan kubu Rossoneri. "Dia akan mengalami tes lanjutan pada Jumat (19/9/2008) mendatang," lanjut pernyataan itu, Selasa (16/9/2008).
Dengan demikian, maka lini tengah Milan akan semakin keropos saja ketika menghadapi Zurich di ajang UEFA Cup 2008. Pasalnya, pelatih Rossoneri Carlo Ancelotti sudah lebih dulu tidak dapat memainkan gelandang jangkar Gennaro Gattuso, Filippo Inzaghi dan Alesandro Nesta yang masih didera cedera.

0
Berlusconi Tak Lagi Tertarik Milan

Milan - Performa AC Milan sedang menjadi sorotan di awal musim ini. Namun pemilik klub Silvio Berlusconi mengaku sudah tidak peduli atas yang terjadi di Rossoneri. Milan belum dapat tampil meyakinkan di awal musim ini setelah mengalami kekalahan di dua laga awal Seri A.
Kekalahan 0-2 dari Genoa kemarin pun telah memunculkan spekulasi bahwa posisi pelatih Carlo Ancelotti terancam didepak. Ancelotti sempat dipanggil manajemen Milan untuk menjelaskan performa timnya. Meski demikian dalam pertemuan tersebut Carletto mengklaim sudah menemukan cara memperbaiki Rossoneri. Namun, pertanyaan besar masih menghantui Milan apakah mereka dapat melewati krisis ini.
Berlusconi pun dimintai komentarnya tentang kondisi di Milan saat ini. Meski demikian, Berlusconi sudah tak tertarik membicarakan akan hal itu lagi. Ia merasa sudah tidak ada kepentingan lagi setelah melepaskan jabatannya dari presiden klub dan menjabat Perdana Menteri Italia."Saya berurusan hanya mengenai Italia dan itu saja. Saya bukan presiden klub Milan lagi," tegas Berlusconi seperti dilansir Goal.
September 16, 2008

0
Milan Temukan Solusi buat Ancelotti

MILAN - Pelatih AC Milan Carlo Ancelotti memang sedang mengalami masa sulit setelah kekalahan beruntun Rossoneri di dua laga awal Serie A. Meski demikian, posisi Carletto di kursi kepelatihan Milan untuk sementara masih aman. Mantan pelatih Juventus itu memang langsung melakukan pertemuan dengan wakil Presiden Milan Adriano Galliani setelah pertandingan.
Pertemuan ini sendiri bertujuan untuk mencari solusi atas krisis yang sedang dialami skuad Il Diavolo. Setelah melakukan pertemuan yang memakan waktu hampir dua jam, Ancelotti menyatakan jika posisinya masih aman di kursi kepelatihan Milan. Carletto juga mengatakan jika dirinya telah menemukan solusi untuk menyelesaikan krisis yang tengah dialami timnya.
"Kami telah melakukan pertemuan dan berusaha menemukan solusi tepat untuk menyelesaikan problematika ini. Beruntung, kami telah menemukan solusi tersebut," papar Carletto merahasiakan. Menurut pemberitaan AP, Selasa (16/9/2008), pertemuan yang dihadiri beberapa petinggi Milan seperti Ariedo Braida, Jean Pierre Meerseman dan Daniele Tognaccini telah menemukan solusi tepat.
Carletto memang masih dipercaya menangani Paolo Maldini dkk. Namun di laga ke depan, pelatih 48 tahun itu harus mampu meraih hasil maksimal. Jika sampai menelan kekalahan, maka posisi Carletto dipastikan bakal segera dilengserkan.
September 15, 2008

0
Ancelotti: Saya Bisa Perbaiki Keadaan

GENOA - Pelatih AC Milan, Carlo Ancelotti mengatakan, dia bisa memperbaiki keadaan dan membawa AC Milan kembali ke jalur yang benar. Menurutnya, masih ada waktu buat dirinya dan Milan untuk bangkit. AC Milan memang belum menunjukkan penampilan yang meyakinkan di musim ini, meski klub menargetkan gelar scudetto. Dalam delapan pertandingan terakhir sejak akhir Juli, Milan kalah 7 kali.
Termasuk kekalahan di dua pertandingan pertama Liga Serie-A. Kekalahan terakhir 0-2 dari Genoa membuat Milan terpuruk di urutan ke-19 dengan nilai 0, sama seperti Cagliari. "Jika melihat klasemen, saya kira masih ada optimisme untuk bangkit," kata Ancelotti setelah pertandingan lawan Genoa. "Kami masih memiliki waktu untuk memperbaiki segala hal yang salah.
Saya juga yakin kami bisa memperbaikinya. Ini Milan saya. Tak ada yang harus saya klarifikasi kepada presiden dan wakil presiden klub. Sebab, klub ini amat dekat dengan saya. Saya akan terus mengikuti jalan saya dan tak tertarik dengan apa yang ditulis media massa," jelas Ancelotti ketika ditanya ancaman pemecatan dirinya. Ancelotti memang sudah lama menangani AC Milan. Ini musim kedelapan baginya bersama I Rossoneri. Beberapa media massa Italia menyebutkan, posisinya kini terancam dan akan digantikan Roberto Donadoni atau Frank Rijkaard.
"Jika Anda tahu lebih daripada saya, maka silakan ceritakan kepada saya. Di Milan, kami tidak terbiasa mencari kambing hitam. Selain itu, kami menganalisis situasi kami sendiri dan mencaru solusinya. Apakah kami bisa mengatasi situasi ini? Saya katakan, kami akan bisa melakukannya," tegasnya. Kekalahan 0-2 dari Genoa menunjukkan lini pertahanan Milan begitu lemah. Selain itu, ada masalah keseimbangan di lini tengah antara Ronaldinho dan Kaka, jjuga Andriy Shevchenko. "Kami punya dua pertandingan hari ini (lawan Genoa, Red).
Pada babak pertama, permainan kami sudah bagus. Tapi, di babak kedua, kami terlalu banyak menyerang. Fisik kami tidak terlalu bagus, sehingga permainan kami tak setajam seperti seharusnya. Tapi ingat, kami tak memiliki waktu yang cukup untuk berlatih bersama," jelasnya. "Sekarang, kami bisa bekerja bersama untuk mengatasi masalah-masalah yang ada. Kami terganggu dengan jadwal pertandingan timnas dan cedera beberapa pemain. Kami harus mengembalikan stamina pemain dan bekerja bersama lebih baik. Dan, saya kira kami punya waktu untuk memperbaikinya," lanjut Ancelotti.
Ditanya keputusannya mengganti Ronaldinho dan Andriy Shevchenko, Ancelotti mengernyitkan alis. Namun, dia membantah bahwa dirinya tak pernah menghendaki kedua pemain itu. Hanya karena Presiden Silvio Berlusconi yang menginginkan membeli mereka. "Sayalah yang meminta manajemen untuk membeli Ronaldinho dan ini adalah Milan saya," katanya. "Terlepas dari hasil, sebenarnya permainan kami sudah bagus. Itu pertandingan yang sulit buat kami, karena Milan datang ke Genoa dengan semua bintang yang ingin membayar kekalahan sebelumnya dari Bologna dan Lugano," jelasnya.

0
Galliani Salahkan Laga Internasional

MILAN - Wakil Presiden AC Milan Adriano Galliani mengungkapkan komentarnya seputar hasil buruk Rossoneri di dua laga awal Serie A. Galliani menyatakan, hasil mengecewakan yang diraih Paolo Maldini dkk tak lepas dari ketatnya laga Internasional yang harus dijalani para punggawa Milan.
Ya, Milan memang harus menelan malu setelah dua kekalahan memalukan di awal musim. Skuad Carlo Ancelotti takluk 1-2 dari Bologna dan bertekuk lutut dari Genoa di Luigi Ferraris, akhir pekan lalu. Menanggapi hasil buruk tersebut, para Milanisti memang meminta manajemen Rossoneri segera melakukan perubahan, terutama melengserkan pelatih Carlo Ancelotti.
Namun Galliani memiliki opini yang berbeda. Galliani menilai, hasil buruk yang diraih Milan bukan dikarenakan faktor pelatih, melainkan karena banyaknya laga Internasional yang harus dijalani para pemain Milan. "Tim ini memang sedang kelelahan karena banyak pemainnya yang tampil di babak kualifikasi Piala Dunia," papar Galliani sebagaimana dikutip Sky, Senin (15/9/2008). "Hal tersebut membuat kami tak memiliki banyak waktu untuk melakukan persiapan. Namun kini, tak ada laga internasional dalam tiga pekan ke depan. Dan para pemain memiliki banyak waktu untuk berlatih.
Saya jamin, Milan akan tampil beda di laga selanjutnya," tambahnya. Saat dikonfirmasi mengenai tuntutan fans untuk melakukan pergantian pelatih, Galliani mengatakan jika posisi Carletto masih aman. "Ancelotti? Dia masih akan melatih Milan di pekan-pekan berikutnya," jawab Galliani singkat.

0
Pato Sesali Kekalahan Milan

GENOA - Penyerang muda Alexander Pato sangat menyayangkan AC Milan belum mengumpulkan poin sepeserpun di kompetisi Serie A musim ini. Namun, Pato menilai Milan sudah berjuang sekuat tenaga. Terakhir, tim besutan Carlo Ancelotti itu harus tumbang 2-0 dari tuan rumah Genoa dalam lanjutan Serie A pekan kedua di Ferraris stadium, Minggu (14/9/2008) kemarin. "Seluruh tim sudah melakukan yang terbaik dan bermain untuk memetik kemenangan," komentar Pato seusai pertandingan seperti dilansir Goal, Senin (15/9/2008).
"Kami tidak bermain terlalu buruk. Sayangnya kami harus menelan kekalahan lagi. Secara khusus, saya mencoba untuk mencetak gol dengan peluang yang saya miliki," lanjut penyerang asal Brasil itu. Bagi Pato, hanya ada satu solusi yang harus digapai Milan. I Rossoneri harus memetik kemenangan pada pertandingan selanjutnya. "Kami harus bermain lebih baik lagi pada pertandingan selanjutnya agar kami bisa memetik kemenangan," tandas pemain 18 tahun itu.

0
Ranieri Terkejut Milan Krisis

TURIN - Krisis tengah melanda salah satu raksasa Serie A, AC Milan pada awal musim ini. Praktis hal itu membuat banyak orang terkejut. Salah satunya datang dari pelatih Juventus Claudio Ranieri. "Saya harus mengakui tidak menginginkan Milan mengalami krisis.
Tapi harus diakui, Genoa memiliki skuad yang luar biasa dan tidak perlu malu kalah dari mereka," ujar Ranieri. Ranieri pantas heran dengan prestasi Milan pada musim ini. Pasalnya, Rossoneri terbilang cukup berhasil dalam menggaet pemain di bursa transfer musim ini. Milan meminang Mathieu Flamini, Gianluca Zambrotta, dan Ronaldinho. Namun, Setan Merah Italia itu gagal menunjukkan permainan yang gemilang. Alhasil, Paolo Maldini dkk menelan dua kali kekalahan dari Bologna dan Genoa pada pekan kedua Serie A.
Sementara itu, Ranieri juga berbicara mengenai permainan Inter Milan yang pada musim ini ditangani Jose Mourinho.
"Inter tampil berbeda dari musim lalu, di mana tim itu hanya bermain satu bomber dan lima gelandang," jelas pelatih asal Italia itu seperti dilansir Goal, Senin (15/9/2008). "Kini, permainan Inter hampir sama dengan Chelsea, sekali tim itu bisa menemukan cara bermain yang baik, maka akan sulit buat semua tim untuk mengalahkan Inter," tandasnya.

0
Milan dalam tekanan besar

MILAN - Mengakhiri dua laga dengan dua kekalahan, jelas bukan hasil yang bagus buat klub sebesar AC Milan. Tekanan pun kini tengah menghantui Rossoneri. Mari kita lihat ambisi Milan menghadapi musim ini. Musim lalu, satu-satunya trofi yang mampir ke lemari koleksi mereka hanyalah Piala Dunia Antraklub. Selebihnya, berbagai trofi bergengsi seperti Scudetto dan Liga Champions gagal dijangkau.
Amunisi baru untuk memperkuat skuad pun didatangkan. Mulai dari memboyong Ronaldinho hingga memulangkan kembali Andriy Shevchenko dilakukan. Mereka juga mulai melakukan peremajaan tim dengan mendatangkan pemain semisal Mathieu Flamini dan Philippe Senderos--nama terakhir datang dengan status pinjaman. Lalu, dengan berbagai perbaikan mutu skuad tersebut, di mana salahnya hingga mereka menelan dua kali kekalahan? Saat ditekuk Bologna 1-2, skuad Milan memang belum lengkap. Kaka, protagonis mereka, tengah cedera tak bermain saat itu.
Namun, mereka kembali kalah di pekan kedua--0-2 di tangan Genoa--dengan tim yang berisikan Kaka, Ronaldinho, dan Shevchenko. Jadi? Banyak yang menyebut bahwa semuanya merupakan tanggung jawab sang allenatore, Carlo Ancelotti. Pria yang akrab disapa Carletto itu bukan tak mungkin akan diberhentikan dari jabatannya jika Milan tak berhenti menuai hasil buruk. "Dia memang belum terancam dipecat, tapi ia sebaiknya berhenti kalah," ujar Vice President Adriano Galliani kepada AFP. Dengan ucapan yang memiliki makna tersirat itu, bisa dibayangkan bahwa karir Ancelotti kini tengah berada dalam ancaman.
Nasib Ancelotti sebenarnya juga sama dengan Milan, sama-sama dalam tekanan. Akibat kalah dua kali, Il Diavolo Rosso kini tengah menghuni zona degradasi. Tepatnya, mereka kini berada di posisi 19. Ya, kalau sudah begini Milan dan Ancelotti memang sebaiknya berhenti untuk kalah.

0
Milan Nol Besar

GENOA - AC Milan kalah lagi. Jika pekan lalu, Bologna sukses mempecundangi Milan, pekan ini giliran Genoa yang membuat Rossoneri takluk dua gol tanpa balas, di Stadion Luigi Ferraris, Minggu (14/9/2008). Hasil ini makin membuat Milan terpuruk. Dari dua laga, pasukan Carlo Ancelotti ini belum meraih poin. Sementara Genoa mengumpulkan tiga poin daru dua pertandingan.
Di awal laga, Milan yang mengusung kemenangan, langsung mengambil alih inisiatif serangan. Ancelotti menurunkan Ronaldinho dan striker Andriy Shevchenko. Tapi, justru Genoa yang mengandalkan serangan balik, lebih dulu mengancam gawang Christian Abbiati melalui usaha Giuseppe Sculli dan Andrea Gasbaroni. Memasuki menit 30, gawang Milan akhirnya bergetar.
Kerjasama pemain anyar Diego Milito dan Sculli, menghasilkan gol indah setelah sentuhan pelan Sculli meluncur masuk ke gawang Abbiati. Tertinggal satu gol, Milan panik. Tidak ada kerja sama antara barisan depan Rossoneri yang bisa membahayakan gawang Genoa. Sebaliknya, tuan rumah mampu menerapkan sistem pertahanan ketat dan rapi. Hingga babak pertama usai, skor 1-0 untuk Genoa tidak berubah. Di babak kedua, Ancelotti melakukan perubahan dengan manarik Sheva dan Ronaldinho. Keduanya dianggap tidak memberikan kontribusi lebih di babak pertama. Sheva digantikan Marco Borriello sedangkan Ronnie digantikan Clerence Seedorf. Keputusan ini sempat membuat serangan Milan lebih hidup.
Usaha dari Seedorf, Kaka ataupun Borriello beberapa kali membuahkan peluang. Tapi, masih belum bisa menyamakan kedudukan. Striker muda Pato, menyusul masuk untuk menambah daya gedor. Lagi-lagi, pertahanan Genoa tidak bisa ditembus Milan. Peluang terbaik dimiliki Pato di menit 82. Sayang tendangannya masih bisa diamankan kiper Rubinho, bola rebound disambut Borriello dengan tendnagan salto, tapi hanya tipis di samping gawang Genoa. Menjelang bubaran, Milan pun harus pasrah menyerah.
Sebuah usaha Milito harus digagalkan Paolo Maldini dengan melakukan pelanggaran di kotak penalti. Tanpa ampun wasit Gianluca Rocchi menunjuk titik putih. Milito yang mengeksekusi, dengan tenang menaklukan Abbiati. Skor 2-0 menjadi hasil akhir laga ini.
 
Blog Milanisti | AC Milan News Update | © 2011 by RedBlack | Supported by AC Milan Wallpaper