September 10, 2007

0
Ballon d"Or Untuk KAKA

Siapapun pasti mengakui Kaka tampil fantastis musim lalu. Maka tak heran jika playmaker Milan ini dijagokan mendapat Ballon d'Or, termasuk oleh Arsene Wenger dan Jose Mourinho. Sukses Milan memang segaris dengan penampilan Kaka yang ciamik. Bukti nyata adalah raihan tropi Liga Champions dan topskor Eropa untuk pemuda berusia 25 tahun itu. Banyak pihak yang memprediksi Kaka akan menjadi kandidat kuat peraih gelar pemain terbaik Eropa versi majalah olahraga Prancis, France Football. "Penilaian saya, akan ada enam, tujuh atau delapan pesaing untuk Ballon d'Or. Tapi jika pertimbangannya kualitas, fair play yang dimiliki dan sukses yang dibawanya bersama Milan, maka saya akan memberikan gelar ini untuk dia," tandas Mourinho, manajer Chelsea, seperti dilansir Goal, Senin (10/9/2007). Wenger juga sependapat dengan rivalnya di Premiership itu. Malah arsitek Arsenal ini akan merasa aneh jika Kaka tidak mendapatkan gelar prestisius Eropa tersebut. "Tak ada Piala Dunia di tahun 2007. Jadi, kompetisi paling prestisius adalah Liga Champions. Makanya logis jika Ballon d'Or jatuh kepada pemain Milan dan Kaka paling ideal untuk mendapatkannya," ujar Wenger. Lalu, siapakah kandidat lainnya? Harian Spanyol El Mundo Deportivo memiliki versi sendiri dengan menjagokan pula Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, Francesco Totti, Ruud van Nistelrooy, Didier Drogba dan Zlatan Ibrahimovic. Pertimbangannya adalah pencapaian mereka di klub masing-masing di kompetisi domestik. Namun untuk menunggu pastinya, pecinta sepakbola masih harus menunggu hingga akhir November. Pemenang tropi Ballon d'Or sering kali menjadi acuan untuk menilai pemain mana yang pantas dinobatkan sebagai pemain terbaik dunia versi FIFA.

0
Comeback Ronaldo Mundur Sebulan Lagi

Milan - Ronaldo masih harus bersabar untuk bisa kembali merumput. Setelah comeback-nya akhir pekan ini dipastikan batal, dia ditargetkan kembali bulan Oktober. "Di awal pekan kita akan mendapat informasi lebih banyak, tapi saya pikir dia akan bisa kembali bermain lagi dalam sebulan," ungkap kepala tim medis AC Milan, Jean Pierre Meersseman di Yahoosport, Senin (10/9/2007). Karena cedera lutut yang dideritanya di pra musim, Ronaldo sempat diperkirakan bakal bisa kembali membela Milan pada 16 September ini. Namun seperti diberitakan sebelumnya, spekulasi yang beredar malah menyebut striker 30 tahun itu mengalami cedera misterius yang ternyata terjadi karena ia mendapat perawatan yang keliru. "Diagnosis pertama kami memang salah," lanjut Meersseman membenarkan kabar yang santer diberitakan media massa setempat. Ingin segera menyembuhkan cederanya, Ronaldo kemudian pulang ke kampung halamannya di Brasil dan menemui tim doktor Brasil. Di sana lah pemain yang sudah menyumbang tujuh gol buar Rossoneri itu diketahui mendapat perawatan cedera yang kurang tepat yang membuat rencana comeback-nya berantakan.

0
Perawatan Ronaldo Keliru

Rio De Janeiro - Musim ini, olahan bola Ronaldo di lapangan belum juga bisa disaksikan karena masih dibebat cedera. Tak ayal, tim dokter yang telah merawatnya pun dituding tidak becus. Seperti dikabarkan sebelumnya, cedera striker asal Brasil itu sempat jadi bahan spekulasi. 'Misterius', begitu sebut media, kendati pelatih Carlo Ancelotti lantas menjelaskan bahwa Ronaldo sudah beranjak pulih dan berpeluang merumput pada 16 September mendatang. Tetapi apa sih yang sebenarnya terjadi pada lutut Ronaldo yang cedera itu? Well tampaknya penyerang 30 tahun itupun juga ingin tahu, sehingga memilih terbang ke Brasil untuk meminta opini alternatif dari dokter tim nasional Brasil, Jose Luiz Runco dan fisioterapis Bruno Mazziotti. Tiba di Rio de Janeiro hari Jumat (8/9/2007) waktu setempat, Ronaldo pun tidak buang waktu dan langsung bergegas mendatangi klinik Runco yang terletak di kawasan elit Barra da Tijuca. "Ronaldo ingin meminta pendapat dari orang-orang yang dipercayainya, dalam hal ini adalah saya dan Runco. Kami yakin kalau perawatan yang didapatkannya di Milan bukanlah perawatan yang tepat. Itu mengapa dia datang ke Brasil, untuk mendapatkan perawatan cedera otot di paha kirinya," ujar Mazziotti, seperti dikutip GloboEsporte. Dibawah perawatan Runco dan Mazziotti, Ronaldo kini bakal menjalani terapi khusus dan akan berada di Brasil setidaknya selama satu pekan. "Kami akan mengaplikasikan teknik yang disebut Growth Factor untuk mempercepat masa penyembuhannya. Ini adalah terapi genetik. Akan sangat ideal kalau dia tinggal di Rio setidaknya selama sepekan," tukas Runco
September 07, 2007

0
Target Utama KAKA

Milan - Liga Champion selalu menjadi target utama AC Milan. Tapi buat Kaka, musim ini ia punya tropi yang jadi prioritas utama dan sudah diidamkan sejak lama. "Tropi kejuaraan klub dunia adalah titel yang masih hilang dari diri saya," ungkap Kaka di sela-sela persiapan membela Brasil menghadapi Amerika Serikat seperti diberitakan Yahoosport, Jumat (7/9/2007). Bersatatus juara Liga Champions, AC Milan berhak berlaga di kejuaraan antar klub dunia yang dijadwalkan akan digelar di Jepang, Desember mendatang. Rossoneri akan menghadapi klub-klub juara benua lain dengan Boca Juniors menjadi ancaman paling serius. Diakui Kaka, di Brasil kejuaraan antar klub dunia atau yang dahulu dikenal dengan Piala Toyota atau Piala Interkontinental adalah gelar yang paling bergengsi. Jadi meski kini suami Caroline Cellico itu sudah merumput di Eropa, impian masa kecil itu masih ingin diwujudkan. "Di Brasil kami belajar dan tumbuh dengan kejuaraan ini, dan ini menjadi gelar yang penting. Di Eropa nilainya tidak sama dengan kami orang Brasil, tapi impian saya adalah memenangi gelar ini," lanjut pemain terbaik Liga Champions musim lalu itu. Sepanjang sejarah turnamen yang mulai digelar sejak 1960 itu Milan adalah salah satu pengumpul gelar terbanyak. Bersama Real Madrid, boca Juniors, Nacional dan Penarol, I Diavolo Rosso meraih tiga gelar.

0
Pato debut langsung cetak gol

Kiev - 10 juta euro yang dikeluarkan AC Milan untuk Alex Pato sepertinya bakal terbayar tiap sennya. Buktinya pemain belia Rossoneri ini menunjukkan debut yang memesona di Kiev. Ya, laga persahabatan Dinamo Kiev kontra Milan di Valeri Lobanovski stadium, Jumat (7/9/2007) dinihari yang kemudian berakhir imbang 2-2 menjadi momen bagi Pato menunjukkan kehebatannya. Mulai dari assist, sepakan hingga aksi solo run dan individu terus ditunjukkannya di laga tersebut. Alberto Gilardino yang menjadi tandemnya di pertandingan ini pun kebagian mendapat servis. Bahkan dalam debutnya bersama Milan itu, Pato sudah mencetak gol. Tertinggal lebih dahulu lewat gol Artem Milevskiy dan Goran Gavrancic, Pato sukses memperkecil ketertinggalan di akhir babak pertama. Gilardino akhirnya menyamakan kedudukan lima menit di paruh kedua, demikian diberitakan Football Italia. Meski demikian, tetap Pato yang menjadi perhatian. Selain melakoni debut yang berujung manis, ia juga seakan memberikan janji bahwa setiap uang yang dikeluarkan Milan untuk memboyongnya ke San Siro tak akan mubazir. Sedikit informasi, laga persahabatan Dinamo Kiev kontra Milan ini merupakan pertandingan untuk merayakan ulang tahun ke-80 klub asal Rusia itu. Beberapa pemain bintang pun diundang, salah satunya adalah Andriy Shevchenko.

0
Ronaldo cedera misterius

Sempat diprediksi bakal comeback pada 16 September, kini Ronaldo malah belum bisa dipastikan kapan akan merumput. Dia dikabarkan menderita cedera misterius. Ronaldo mengalami cedera lutut beberapa hari sebelum kickoff Seri A. Akibar cedera terbarunya itu dia diprediksi bakal absen sebulan dan baru bisa merumput pada 16 September. Namun kini striker yang mengawali karir profesionalnya bersama Cruzeiro itu tak bisa dipastikan kapan bakal kembali mengisi lini depan Rossoneri. Disebut Adriano Galliani, Ronaldo sebenarnya mulai pulih, namun ia masih sering merasakan sakit di lututnya dan sebab rasa sakit itu belum diketahui tim medis Milan. "Tak ada yang terjadi dengannya, tapi dia masih masih mengalami rasa sakit," ungkap Galliani di Channel4, Rabu (5/9/2007). Dengan kondisi tersebut sang striker jelas belum bisa dimainkan karena dianggap terlalu berisiko mengingat kondisi fisiknya belum 100% fit. "Sampai kami bisa memastikan dia benar-benar pulih, dia tidak akan bertanding. Ini masalah medis, jadi saya tak bisa katakan kapan ia akan bermainlagi," lanjut Galliani. Belum bisa dipastikannya kapan Ronaldo merumput membuat Milan cuma memiliki dua striker di skuadnya yakni Filippo Inzaghi dan Alberto Gilardino. Sementara Pato baru bisa dimainkan Januari mendatang.

0
Pato siap beraksi

Sudah satu bulan Alexandre Pato menjadi pemain AC Milan. Namun baru hari ini pemain masa depan Brasil itu akan mempertontonkan aksinya di depan tifosi klub barunya itu. Pato dijadwalkan mengikuti latihan pertamanya bersama tim utama Rossoneri di Milanello sore ini waktu setempat. Besoknya, Kamis (6/9/2007), ia diplot tampil melawan Dinamo Kiev dalam laga tak resmi bertajuk friendly game. "Saya tahu Ronaldo dan Kaka sedang menungguku," kata dia sambil tersenyum mengenai jadwal latihan pertamanya itu, seperti dikutip Channel4, Rabu (5/9/2007). Baru kemarin Pato tiba lagi di Milan setelah merayakan ulang tahunnya di kampung halamannya. Karena sudah genap 18 tahun pada 2 September lalu, ia telah melewati batas umur minimum untuk transfer internasional. Akan tetapi karena saat bursa transfer ditutup akhir Agustus lalu ia belum bisa didaftarkan secara resmi, maka pemuda bernama asli Alexandre Rodrigues da Silva baru bisa tampil di pertandingan kompetitif pada awal Tahun Baru. "Penerbanganku berjalan baik dan keluargaku semua ikut datang. Itu yang penting," ujar Pato ketika mendarat di Negeri Pizza ini. "Saya sangat senang berada di Italia dan akan bekerja demi kehormatan memakai kostum yang terkenal ini." Pato mengaku menonton pertandingan Milan versus Fiorentina hari Senin lalu lewat televisi. Kini, setelah mulai menetap di Italia, ia pasti akan lebih sering berada di stadion untuk menyaksikan rekan-rekannya.
September 04, 2007

0
Milan ditahan imbang 1-1 oleh Fiorentina

MILAN – AC Milan ditahan imbang tamunya Fiorentina 1-1 pada laga lanjutan Serie A pekan kedua, Selasa (4/9/2007) dini hari, di Stadion San Siro. Bermain di hadapan publik sendiri, pelatih Milan Carlo Ancelotti, menurunkan skuad terbaiknya di pertandingan kali ini. Hanya kapten Paolo Maldini yang belum bisa diturnkan Ancelotti. Milan nyaris unggul melalui sontekan Gilardino meneruskan tendangan Kaka di menit 15, namun kiper Fiorentina Sebastian Frey, berhasil menghalau bola. Skor pun tetap 0-0. Rossoneri akhirnya mampu unggul terlebih dahulu di menit 26. Milan mendapatkan hadiah penalti setelah Masimo Ambrosini dijatuhkan Gimberini di kotak terlarang. Kaka sukses menaklukan Sebastian Frey dan mengubah skor menjadi 1-0. Skor tersebut juga bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua tepatnya menit 56, giliran Fiorentina membalas. Striker asal Rumania Adrian Mutu, sukses menjebol gawang Milan yang dikawal Dida. Sundulan Mutu memaksimalkan umpan tarik Santana tidak mampu dihalau Dida, dan merubah skor menjadi 1-1. Tak mau kehilangan poin Milan kembali mengambil alih serangan. Kaka, mempunyai peluang di menit 65, namun shooting kerasnya dari luar kotak penalti masih bisa diselamatkan Frey. Beberapa saat kemudian Fiorentina berbalik mengancam melalui Mutu, namun sontekan Mutu masih menyamping gawang Dida. Christian Vieri juga mempunyai peluang emas, tapi tendangannya di menit 75 hanya menerpa tiang gawang Dida. Skor imbang 1-1 tidak berubah, hingga wasit meniupkan peluit panjangnya. Dengan hasil ini, Milan beradda di posisi tiga dengan mengumpulkan poin empat. Fiorentina menguntit di belakang Milan dengan mengumpulkan poin yang sama dari dua pertandingan.
September 01, 2007

0
Ancelotti: Trofi Untuk Puerta

Pelatih AC Milan Carlo Ancelotti mengatakan gelar Super Eropa yang diraih timnya didedikasikan kepada gelandang Sevilla Antonio Puerta, yang meninggal dunia di pekan ini akibat serangan jantung. "Tentu saja, kami mendedikasikan trofi ini untuk Puerta. Pertandingan tersebut dimainkan meskipun berada dalam suasan berkabung. Hal itu sangat sulit bagi kami semua, namun tetap dijalankan sehingga kami tampil," ujar Ancelotti. Milan meraih trofi usai mengalahkan Sevilla 3-1 di Stade Louis II dan seluruh pemain memiliki nama Puerta di bawah nomor punggung kostumnya. "Dalam sepakbola, Sevilla adalah tim yang sulit dan kami tertekan di babak pertama. Namun kami menemukan permainan kami dan mampu membalikkan keadaan," tambahnya. Perayaan seusai pertandingan juga tidak terlalu berlebihan dan para pemain Milan mendatangani fans Sevilla untuk memberikan tepuk tangan, yang dibalas juga oleh fans Sevilla, dalam sebuah momen kebersamaan yang langka di dunia sepakbola. Bintang Sevilla Enzo Maresca juga memuji Milan atas cara mereka bereaksi terhadap tragedi yang menimpa klubnya dalam beberapa hari terakhir. "Milan membuktikan diri sebagai yang terbaik dan bersikap sangat baik sepanjang pekan ini," tukasnya. "Saya pikir tidak ada kata-kata yang pantas untuk apa yang kami rasakan. Kami berusaha melakukan tugas kami. Memalukan memang tidak mampu menang, namun yang terpenting adalah bermain meski suasananya hampir pasti bertolak belakang," tambah Maresca.

0
AC Milan Juara Piala Super 2007

AC Milan pantas menyandang julukan Raja Eropa setelah di laga Super Eropa, Jumat (31/8), sukses mengalahkan Sevilla 3-1 melalui gol Inzaghi, Jankulovski dan Kaka. Kemenangan ini juga memastikan Milan sebagai jawara di ajang Super Eropa setelah meraih gelar terbanyak dengan lima trofi. Bertanding di Stade Louis II markas Monaco, masing-masing tim mengenakan kostum kebesarannya yang bertuliskan nama Antonio Puerta di bawah nomor punggung. Sebelum pertandingan dimulai, terlebih dahulu diadakan hening cipta selama satu menit untuk mengenang meninggalnya Antonio Puerta. Begitu peluit awal dibunyikan, Milan langsung bermain menyerang dan mendapatkan peluang pertama ketika tendangan Kaka membentur mistar gawang. Akan tetapi, Sevilla mampu unggul lebih dulu di menit ke-14 setelah sebuah umpan pojok diselesaikan Renato dengan sundulan yang gagal dihalau oleh Dida. Tendangan Duda juga nyaris menggandakan keunggulan jika saja tidak melambung tipis diatas mistar gawang Dida. Milan hampir saja kembali kebobolan setelah melalui serangan balik, Renato nyaris mencetak gol keduanya jika tendangannya tidak berhasil dihalau oleh bek tengah Alessandro Nesta, setelah Dida meninggalkan posnya.
Di penghujung babak pertama, Filippo Inzaghi mencoba melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti namun masih dapat diselamatkan Andreas Palop dengan baik. Di babak kedua, permainan kedua tim belum menunjukkan perubahan berarti. Milan masih mengatur tempo serangan, sedangkan Sevilla lebih mengandalkan serangan balik cepat. Namun tekanan Sevilla menurun dibandingkan di 45 menit pertama. Pressing ketat terhadap lawan yang dilakukan pasukan Juande Ramos itu mulai mengendur. Alhasil, usaha Milan berhasil setelah I Rossoneri mampu menyamakan kedudukan di menit ke-55. Adalah Inzaghi yang mencetak gol penyeimbang setelah menanduk umpan silang Gennaro Gattuso.

Justru Milan berhasil membalikkan keunggulan ketika di menit ke-62 mampu menggandakan skor melalui tendangan first time Marek Jankulovski yang tidak mampu ditepis Palop usai menerima umpan lambung Andrea Pirlo. Pada pertandingan ini, pelatih Milan Carlo Ancelotti memberikan kesempatan bagi Emerson untuk membuat debutnya bagi klub setelah masuk menggantikan Gattuso, yang nampak tidak mampu lagi meneruskan permainan setelah kepalanya terluka. Sevilla bisa saja menyamakan kedudukan jika saja sundulan Seydou Keita mengarah tepat ke gawang Milan. Namun Kaka mengakhiri perlawanan Sevilla ketika tiga menit sebelum bubaran pemain terbaik Eropa itu mencetak gol ketiga Milan. Sebelumnya Kaka dijatuhkan di kotak oleh Ivica Dragutinovic. Kaka sendiri yang mengeksekusinya namun gagal setelah tendangannya masih mampu dibaca Palop. Akan tetapi, bola muntah tersebut langsung ditanduknya tanpa mampu digagalkan untuk kedua kalinya oleh Palop, yang belum mampu bangkit setelah menggagalkan penalti Kaka. Meski mencetak gol, Kaka dan para pemain Milan lainnya tidak larut ke dalam kegembiraan. Hal itu dibuktikan setelah Kaka berlari ke arah fans Sevilla sembari menunjukkan nama Puerta dan memberikan tepuk tangan kepada mereka. Hingga pertandingan usai, Sevilla tetap tidak mampu menyamakan kedudukan sehingga Milan dipastikan menjadi juara Super Eropa.
 
Blog Milanisti | AC Milan News Update | © 2011 by RedBlack | Supported by AC Milan Wallpaper